BINTANGSULUT.COM – Ruas Jalan baru yang akan dibuat pada tahun 2022 ini dengan panjang 2,2 KM, dengan kalender kerja 150 hari, lebih tepat akan segera dimulai pada bulan Juli depan, yang menghubungkan tiga (3) desa di kabupaten Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara yakni kelurahan Rumoong Bawah – Desa Tewasen dan desa Elusan, langsung dieksekusi oleh kepala dinas PUPR Provinsi Sulawesi Utara Alexander Watimena dengan tindakan nyata turun langsung ke desa Elusan dengan melakukan kegiatan sosialisasi.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Alexander Wattimena turun tangan langsung ke Desa Elusan mengadakan sosialisasi dalam rangka pengerjaan proyek pengerjaan akses jalan Rumoong Bawah – Elusan – Tewasen, Kabupeten Minahasa Selatan, Selasa (28/6-2022).

Dalam pertemuan tersebut, Kadis PUPR disambut antusias masyarakat. Bahkan kehadiran kadis PUPR Provinsi Sulut ini dianggap membawa berkah tersendiri bagi desa tersebut.
Seperti yang disampaikan salah satu tokoh masyarakat di desa tersebut, Frans Tilaar. Ketika diwawancarai, mantan kepala dinas Perkebunan dan Kepala Dinas Pertanian juga kadis kehutanan tersebut menyebut bahwa kedatangan Kadis PUPR memberikan warna tersendiri.
Apalagi menurutnya bahwa proyek pengerjaan jalan provinsi yang akan dikerjakan tersebut akan berdampak positif bagi masyarakat.
Dirinya pun menyebut bahwa sebagai salah satu pemilik lahan yang nantinya akan dilalui proyek tersebut, apresiasi harus diberikan.
Jalan tersebut pun menurutnya dapat mengatasi masalah bilamana di jalan utama terdapat kendala, baik macet atapun kejadian-kejadian seperti longsor.
“Jadi pada prinsipnya kami sangat menerima (pengerjaan akses jalan Rumoong Bawah – Elusan -Tewasen) karena ini sangat membantu. Soal nanti akan diambil kurang lebih 5 meter lahan warga, kami tidak keberatan karena ini bentuk kami mensuport program pemerintah,” Ujarnya sembari menyebut bahwa nantinya akses jalan tersebut dapat membuka peluang pariwisata yang ada di daerah tersebut, dimana di desa Elusan terdapat air terjun yang berpotensi menjadi destinasi pariwisata.
Sementara itu, Hukum Tua Desa Elusan, Maxi Ampouw pun juga menanggapi positif proyek jalan tersebut. Dirinya menyebut bahwa warga pemilik lahan sudah menyetujui pengerjaan proyek tersebut.
“Tentunya kami berharap hal ini bisa terlaksana dengan baik. Saat ini hadir pemilik lahan yang nanti akan dilalui proyek ini meskipun belum semua yang hadir tapi yang tidak hadir telah mendelegasikan kepada saya bahwa mereka juga menyetujui proyek tersebut, pada intinya semua menyetujui dan tidak mempermasalahkan,” Ucap Ampouw.
Adapun dalam penjelasanya, Kadis PUPR Sulut Alexander Wattimena menyebut bahwa dalam hasil pertemuan dengan warga tersebut, didapati bahwa semua warga pemilik lahan menyetujui rencana tersebut. Bahkan pemilik lahan tersebut sudah menyetujui untuk kurang lebih 5 meter lahan mereka untuk diambil dalam rangka menunjang program tersebut.
“Ada empat belas (14 ) warga Pemilik perkebunan akan dilewati pengerjaan jalan baru ini. Dan dari hasil sosialisasi ini semua sepakat untuk pengerjaan proyek tersebut, dan sudah menandatangani berita acara,” Jelasnya.
Sementara itu, dirinya menjelaskan bahwa PAGU proyek jalan tersebut anggarannya sebesar 14,6 Miliar untuk kontraknya akan segera dimulai bulan ini dengan waktu pengerjaan 150 hari kerja.
Lebihnya, Wattimena menyebut bahwa ini merupakan perhatian dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

“Selebihnya harapan Gubernur dan Wakil Gubernur agar supaya masyarakat disini bisa merasakan akses jalan yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat,” Ujarnya.
Terinformasi anggaran fisik pembuatan Jalan baru yang dialokasikan oleh Gubernur Olly Dondokambey ditahun 2022 ini, paling banyak terserap diruas jalan Rumoong Bawah-Tewasen-Elusan di Provinsi Sulut.

Tinggalkan Balasan