Bintangsulut.com- Bolsel, lima Puluh (50) warga Masyarakat desa Tobayagan dipimpin langsung oleh Sangadi (kepala Desa) Ahmadi Untung mendatangi lokasi PETI ko Stenly Wuisan di KM 12 Upper Tobayagan Bolaang Mongondow Selatan Provinsi Sulawesi Utara.
Puluhan warga semuanya pria ini menuntut aktivitas PETI di km 12 upper Tobayagan milik Stenly dihentikan karena akan berdampak banjir terhadap desa Tobayagan induk Kecamatan Pinolosian tenga.
“Kami harus hentikan penambangan ilegal ini, kalau tidak dihentikan Masyarakat Saya yang akan terima bencana”. kata Sangadi.
Apalagi pertambangan ini tanpa ijin, bila Ko Stenly tidak berhenti, maka kami akan melakukan penindakan sendiri, semua ada aturanya. ungkap Ahmadi.
Kedatangan warga Masyarakat ke lokasi di pantau langsung oleh Polres Bolaang Mongondow Selatan dipimpin Kasat Samapta polres Bolsel Iptu Sarif Gobel bersama tiga puluh (30) anggotanya.

Sedangkan dari Pihak Ko Stenly Wuisan terlihat orang Kepercayaanya wanita bernama Sri Karundeng berada dilokasi.

Tinggalkan Balasan