Bintangsulut.com – Manado, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE dan Kapolda Irjen. Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. sedang dan sementara memberantas praktek praktek pertambangan liar atau ilegal di tanah Sulawesi Utara secara masiv tanpa pandang bulu.

Ee…. ternyata ada dugaan oknum TNI berpangkat Brigjen yang dikabarkan ada dalam kesatuan BIN sementara melakukan pertambangan emas tanpa ijin (PETI) di desa Dumagin, lokasinya di Lokosina.

Bahkan telah memberikan uang Mahar kepada Sangadi (hukum tua) dengan jumlah seratus juta rupiah.

Keterangan warga setempat, pemodal yang sekarang ini sedang melakukan kegiatan penambangan ilegal di desa Dumagin B sebelah selatan dari lokasi Kunu Makalalag dengan 2 unit excavator bernama JENDERAL HANIF.

Apakah benar orang ini JENDERAL atau apa? Tetapi warga Dumagin percaya bahwa dia Jenderal sebab yang melakukan PAM dikegiatan penambangannya 2 anggota Kodim 1303 Bolmong bernama Pak JULU SUGEHA dan Pak AWALO.

KRONOLOGI

Pada bulan Januari 2025 Jendral HANIF sementara membuat jalan ke arah lokasi Lokosina (upper Tobayagan situs selatan) melalui kebun milik Haji Selong.

Bermaksud Jendral HANIF akan melakukan PETI menggunakan escavator di lokasi Lokosina.

Escavator yang digunakan untuk membuat jalan ke lokasi Lokosina adalah milik dari Revan Saputra Bangsawan (RSB).

Brigjen HANIF sudah membuat kesepakatan dengan Sangadi Dumagin B terkait aktivitas PETI tersebut dengan memberi Rp. 100.000.000 kepada Sangadi Dumagin B kemudian mendapatkan 10% dari hasil PETI di lokasi Lokosina.

Warga Masyarakat Dumagin berharap, Bapak Gubernur dan Bapak Kapolda segerah mungkin dapat hentikan oknum-oknum yang memperkaya diri sendiri tanpa adanya ijin usaha pertambangan (IUP).

Kami warga kecil, kami hanya melanjutkan hidup makan dan minum, anak anak kami butuh uang sekolah, kenapa kami dilarang untuk menambang? Sedangkan para orang orang kaya selalu diperbolehkan, bahkan memakai alat berat tanpa ijin.

Kami Warga penambang sangat sangat berharap kepada bapak Gubernur, agar kami bisa menambang tanpa ada rasa takut, cemas, bimbang dan sakit hati.

Biarkan keadilan bagi kami rasakan disaat ini ditangan bapak Jenderal Gubernur Yulius Selvanus dan bapak Kapolda Jenderal Roykce Langie.

Tuhan Memberkati bapak Gubernur dan bapak Kapolda, Amin. Kata warga.