Bintangsulut.com – Manado, Sertifikasi dosen atau Serdos merupakan salah satu momen yang penting guna meningkatkan kualitas dosen di masa yang akan datang. Serdos merupakan program dari Kemendikbud Ristek yang ditujukan kepada dosen di seluruh Indonesia agar kualitas dan kesejahteraan dosen di Indonesia bisa meningkat hebat, secara khusus bagi dosen di Sulawesi utara kata Pendeta, Doktor Yessy Jacob M,teol, M.Pdk yang diundang khusus oleh LLDIKTI Wilayah XVI sebagai nara sumber pada kagiatan workshop sosialisasi pelaksanaan sertifikasi pendidik untuk dosen tanggal 29 februari 2024 di kota Manado.

Sosok wanita berparas cantik ini juga, merupakan salah satu wanita muda yang telah memiliki pangkat Lektor Kepala.

Dalam paparanya kepada ratusan dosen yang mengikuti kegiatan warkshop ini, Jacob mengatakan, sukses lulus Serdos pada setiap tahun berjalan, dosen harus lulus passing grade pada tes TKBI dan TKDA. TKBI dan TKDA merupakan penilaian wajib yang harus dipenuhi oleh setiap dosen untuk bisa mengikuti seleksi Serdos. Kedua tes tersebut biasanya harus disiapakan oleh dosen jauh-jauh hari sebelum proses Serdos berlangsung, kata Kata Doktor termuda di Sulawesi Utara.

TKBI dan TKDA lembaga pelatihan yang ditunjuk dan diakui oleh Kemendikbud Ristek. Jadi, dosen harus mencari tahu terlebih dahulu semua lembaga dan organisasi yang masuk dalam kedua daftar tersebut. Nah, setelah itu dosen bisa mendaftar ke pelatihan tersebut, hal diatas merupakan langka pertama tegasnya.

Lanjuta Jacob “ada Syarat wajib mengikuti pelatihan PEKERTI dan AA. Agar kedua syarat tersebut bisa dipenuhi, para dosen bisa mengikutinya jauh-jauh hari. Mengingat jadwal pelaksanaannya tidak dilaksanakan setiap hari.

Kedua pelatihan ini biasanya diselenggarakan oleh kampus tertentu yang penyelenggarakan PEKERTI dan AA. Jadi, bagi Anda yang ingin melaksanakan program ini, Anda harus mengikuti pelatihan tersebut sejak awal tahun. Sehingga saat Serdos gelombang pertama dimulai di pertengahan tahun, Anda bisa menyiapkan persyaratan tersebut tanpa terburu-buru.

” Demi proses persiapan Serdos berjalan dengan baik, dosen juga harus menyiapkan PDD UKTPT. PDD UKTPT ini merupakan beberapa unsur yang harus dipenuhi oleh dosen dalam bentuk rekaman. Rekaman tersebut meliputi kegiatan mengajar, mengabdi kepada masyarakat, dan komponen lainnya”. ungkap dia.

Sekarang kita masuk pada aplikasi SISTER, apalikasi ini merupakan salah satu aplikasi penting yang bisa digunakan dosen untuk mengembangkan karir. Seluruh data diri beserta kegiatan dosen yang berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi bisa tersimpan di dalam aplikasi ini.

Aplikasi SISTER ini sendiri terhubung dengan aplikasi lain yang berkaitan dengan dosen. Sehingga seluruh data dan penilaian terkait prestasi dosen Tri Dharma Perguruan Tinggi akan diambil melalui SISTER ini, saya ingatkan jangan anggap remeh.

Dosen bisa mempersiapkan serdos pada tahun berjalan dengan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan operator. Cara ini bisa memudakan para dosen untuk bisa melakukan update data pada SISTER sesuai dengan data di SISTER pusat. Ini sangat penting dilakukan lho, mengingat agar dosen bisa lulus serdos tanpa kendala.

Kiat selanjutnya BKD atau kepanjangan dari Beban Kinerja Dosen merupakan muara dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. BKD merupakan syarat utama agar Serdos yang diikuti bisa berjalan dengan lancar. Kegiatan ini sendiri biasa dilakukan selama 4 semester hingga 2 tahun berturut-turut.

Dosen diwajibkan untuk rutin menyusun BKD dan melakukan pelaporan sesuai dengan tenggang waktu yang sudah ditentukan. Sehingga seluruh proses menuju pendaftaran Serdos bisa dilakukan tepat waktu.

Rekaman pengajaran dan pendidikan juga menjadi sebuah dokumentasi penting yang wajib disiapkan sebelum mengikuti Serdos. Dosen diwajibkan melampirkan video di PDD UKTPT dengan durasi maksimal 30 menit. Video tersebut bisa diambil dari proses mengajar di aplikasi Zoom atau melalui media pembelajaran lainnya.

Saya juga ingin menambahkan atau berbagi wawasan tentang Persyaratan Serdos Smart 2023, ini semua karena wajib membaca untuk menamba keilmuan diluar sekolah…
Jika membahas mengenai panduan serdos, maka akan terlebih dahulu membahas mengenai persyaratan.

Persyaratannya antara lain, Memiliki NIDN untuk dosen tetap atau memiliki NIDK untuk Dokter Pendidik Klinis (Dokdiknis) atau dosen paruh waktu; Memiliki jabatan fungsional sekurang-kurangnya Asisten Ahli;
Memiliki pangkat/golongan ruang atau inpassing bagi dosen non-ASN; Memiliki masa kerja sebagai Dosen sekurang-kurangnya 2 tahun secara berturut turut terhitung mulai tanggal (tmt) pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional Dosen sampai dengan 1 Januari tahun pelaksanaan Serdos.

Memenuhi Beban Kerja Dosen (BKD) 2 tahun secara berturut-turut; Memenuhi nilai ambang batas (passing grade) Tes Kemampuan Dasar Akademik (TKDA) dari Lembaga yang diakui Kemendikbud; Memenuhi nilai ambang batas (passing grade) Tes Kemampuan Berbahasa Inggris (TKBI) dari Lembaga yang diakui Kemendikbud; dan Memiliki Sertifikat Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) atau Applied Approach (AA) dari perguruan tinggi pelaksana Program PEKERTI/AA yang diakui Kemendikbud.

Sekian materi saya, Tuhan memberkati kita semua, Amin. tutup Pendeta Yessy Jacob.

Hadir dalam kegiatan Kepala LLDIKTI XVI Munawir Sadzali Razak, S.IP. MA Kepala Tim Sumber daya Rivai Hamzah Amate, S.Pd, M.Si.. Angota Tim Sumber daya :
Syafrudin T Abdul SE, M.S Selvi Hinelo S.IPRian Husain S.KOm Auliya Hidayat SE Nurnaningsih Dambela SP

Sedangkan yang Terundang dalam kegiatan ini, para Pimpinan
Perguruan Tinggi, Admin PSD-PTU dan Dosen yang memenuhi syarat di Provinsi Sulawesi Utara, yang diselenggarakan pada Hari Kamis, 29 Februari 2024, bertempat di Auditorium STIE Eben Haezer Manado