BINTANGSULUT.COM – Pemilihan kepala daerah serentak 2024 mendatang akan diramaikan oleh sejumlah figur jenderal aktif dan Purnawirawan dari kesatuan TNI dan Polri sebagai calon gubernur. Fenomena ini dinilai sebagai fenomena yang tidak lazim lagi, dalam pesta rakyat lima tahunan itu.

Meski begitu, bukan berarti para jenderal tidak memiliki  peluang  dibandingkan calon dari sipil. Direktur P3S Dr. Jerry Massie mengatakan kondisi politik saat ini berbeda dengan kondisi di zaman orde baru.

Menurut dia, saat ini perwira tinggi dari TNI maupun Polri yang ikut dalam kancah perpolitikan memiliki potensi yang sama dengan sipil. “Gigi politiknya tidak seperti zaman orde baru. Orde baru perwira maju, sudah selesai semua, sekarang biasa saja, kalau dilihat secara umum,” kata dia kepada wartawan bintangsulut.com pada Rabu 27 april 2022 via Whatsapp.

 

Pilkada calon Gubernur di Sulawesi Utara (Sulut)  akan  dihelat pada tahun 2024 nanti, Namun aroma-aroma bakal calon yang akan bertaruh semakin hangat terdengar.

Dari sekian nama yang muncul, ada satu nama yang harus dan wajib menjadi perhatian rakyat Sulawesi Utara, kepiawaiannya dalam membangun daerah sudah terbukti. Sepak terjangnya pun sudah tidak diragukan lagi kata Massie.

” Yah, sosok tersebut yakni mantan Kakorlantas Mabes Polri Irjen Pol (Purn) Royke Lumowa dan mantan Kapolda Maluku dan jabatan terakhir Kapolda Sulut”.

Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) DR Jerry Massie PhD
Diantara para kandidat, maka nama Mantan Kapolda Maluku Royke Lumowa punya kans yang cukup besar bahkan calon potensial di pilgub provinsi Sulut nanti.

“Beliau cukup mapan dan matang serta all around atau serba bisa untuk maju di pilkada Sulut. Lumowa juga merupakan Jenderal yang Smart dan berintegritas, walaupun saat ini sudah ada beberapa nama jenderal yang disebut-sebut, tapi pak Roy Lumowa punya potensi lebih besar,” kata Jerry.

Jerry berpendapat, Roy Lumowa punya grand strategy dan grand design untuk membangun Sulut. Saya kira sebagai putra Kawanua beliau tahu persis soal pendekatan persuasif terhadap warga Sulut, alasanya beliau mantan Kapolda Sulut.

Jadi kata Peneliti politik dari Amerika ini, jenderal bintang 2 ini layak diperhitungkan.

“Saya kira Sulut butuh leader vision and smart leader atau pemimpin yang punya visi dan cerdas. Dengan pengalamannya saya kira beliau mampu memberikan yang terbaik bagi warga Sulut. Bukan hanya itu dia punya strategi untuk membangun Sulut,” jelas Jerry.

Selain itu kata Jerry, Program saat menjabat Kapolda Papua Barat akan diimplementasikan konsep membangun masyarakat dengan segala keterbatasan sumber daya. Keluar masuk pedesaan di pedalaman hutan dan pulau-pulau.

Bahkan, Irjen Roy saat di Maluku rajin menyentuh daerah-daerah pinggiran dan pulau-pulau terluar untuk membina Kamtibmas dan membantu pemerintah dalam memajukan Maluku menuju kesetaraan dengan provinsi-provinsi lainnya yang lebih maju, tutur Jerry.

(Resa Sky)