bintangulut.com – Manado, Penyeludupan barang kosmetik dari negara Filipina, pihak berwenang dalam hal ini Bea Cukai tutup mata dan telinga dikarenakan Sejak bulan Mei 2023 penyeludupan kosmetik asal Filipina menjadi trend bagi para pelintas batas di Kabupaten Kepulauan Sangihe, mereka para pelintas membeli kosmetik di Filipina kemudian diseludupkan dan di jual ke Kota Manado.

Adapun jenis kosmetik yang diselundupkan dari Filipina yaitu: Sun screen, sabun wajah, toner dan pelembab wajah.

Setelah para pelintas membeli kosmetik di Filipina, mereka kembali ke Kabupaten Kepulauan Sangihe kemudian menjual kepada pelaku bisnis di Kabupaten Kepualauan Sangihe.

Seterusnya kosmetik seludupan dibawa ke Kota Manado via kapal penumpang. Dalam setiap kali pengiriman kosmetik ke Manado sebanyak 100-300 pcs.

Ada juga metode lain pengiriman kosmetik dari Kabupaten Kepulauan Sangihe yaitu kosmetik dimuat menggunakan pumpboat kemudian diturunkan di pesisir Pantai Malalayang Kota Manado dan pesisir pantai di tanjung merah Kota Bitung.

Penyeludupan kosmetik sangat merugikan negara yaitu tidak membayar cukai namun pihak berwajib seperti bea cukai tidak peduli dengan penyeludupan yang terjadi.

Sedangkan Kepala bidang Fasilitasi dan Humas Bea Cukai Kantor Wilayah Sulbagtara Budi Prasetio mengatakan Nanti Saya akan pelajari dan dalami infornasi yang saya dapat dari jurnalis.

” Pasti informasi ini, akan Saya dalami dan pelajari ” katanya saat wartawan media bintangsulut.com bertandang ke ruang kerjanya pada senin 17 juli kemarin.

Menurut Budi, dirinya bertugas di Manado baru 10 hari.