BINTANGSULUT.COM – Manado, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandow memberikan apresiasi atas perhatian Kementerian Perhubungan RI terhadap pembangunan sarana perhubungan di daerah Nyiur Malambai terutama bantuan sarana angkutan kapal laut perintis yang akan melayani sejumlah wilayah Bitung, Likupang dan daerah kepulauan yang ada di daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan negara di Provinsi Sulut.
Hal ini disampaikan Gubernur Olly diwakili Kepala Dinas Perhubungan Daerah Sulut Izak Rey dalam kegiatan Rapat Evaluasi Semester I Penyelenggaraan Angkutan Perairan (Perintis laut) di Provinsi Sulawesi Utara Rabu (6/7/22).
Dikatakannya angkutan laut perintis saat ini sangat dibutuhkan bahkan menjadi primadona bagi masyarakat kepulauan yang tidak disinggahi oleh angkutan komersil. Dengan demikian untuk memberikan pelayanan yang maksimal diperlukan sinergitas antar stakeholder dalam memaksimalkan fungsi pengawasan, pengendalian dan pemberdayaan masyarakat sehingga penyelenggaraan pelayanan kapal perintis laut dapat berjalan efektif, efisien dan inovatif guna mewujudkan angkutan laut yang aman, selamat dan lancar.
” Atas nama Bapak Gubernur Olly Dondokambey, Bapak Wakil Gubernur Steven Kandow dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Perhubungan khususnya Dirjen Perhubungan Laut yang sangat peduli terhadap infrastruktur Perhubungan di Sulut, ” ucap Kadis Izak Rey.
Dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kementerian Perhubungan yang diwakili Kepala Sub Dit Angkutan laut dalam negeri Medi purwanto, ST, MT, juga ikut dihadiri stakeholder Perhubungan antara lain Bappeda Sulut, Badan Pengelola Perbatasan Sulut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sangihe, Sitaro dan Talaud, Kepala KSOP Kelas II Bitung Stanislaus Wembly Wetik, Kepala KSOP Kelas III Manado, Kepala KUPP Kelas II Tahuna, Kepala KUPP II Ulu Siau Melonguane, Pimpinan PT Pelni Cabang Bitung, serta sejumlah stakeholder terkait lainnya.
Izak Rei juga menyampaikan beberapa poin usulan kepada Kementerian Perhubungan dalam meningkatkan pelayanan masyarakat pengguna transportasi laut perintis yakni,
- Operator Kapal harus mampu melakukan penjadwalan pelayanan kapal perintis secara teratur,
- Mengusulkan tambahan satu pangkalan kapal perintis di Melonguane
- Dalam rangka pemberdayaan masyarakat di daerah kepulauan diharapkan rekruitmen ABK kapal perintis dapat memprioritaskan SDM di daerah.
- Mengusulkan pengelolaan anggaran pelayanan publik kapal perintis milik negara berada di pelabuhan pangkal.
- Untuk menjamin kesinambungan pelayanan operator, wajib menyediakan kapal cadangan pengganti.
- Perlu adanya koordinasi efektif antar operator, operator pengelola kapal perintis angkutan laut dan pengelola tol laut guna mengintegrasikan jadwal pelayanan kapal di pelabuhan simpul.
- Dalam rangka efiktifitas dan efisiensi pelayanan kapal perintis, pemerintah daerah diharapkan melakukan upaya memaksimalkan adanya muatan kapal baik penumpang maupun barang.
- Mengusulkan adanya alokasi anggaran dekonsentrasi untuk mengoptimalkan peran dan fungsinPemerintah Provinsi sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah dalam melakukan pengawasan, pengendalian dan perumusan strategi kebijakan pelayanan kapal perintis laut.
- Koordinasi dan sistim pelaporan antara pemerintah daerah dan penggung jawab anggaran serta operator perlu ditingkatkan.
Pada kesempatan tersebut Kadis Perhubungan Izak Rey juga ikut memberikan materi tentang gambaran umum Sulawesi Utara yang memiliki tiga Kabupaten Kepulauan, yakni Sangihe, Sitaro dan Talaud sekaligus menyampaikan visi Gubernur dan Wakil Gubernur 2021 -. 2026 Menuju Sulawesi Utara Maju dan Sejahtera Sebagai Pintu Gerbang Indonesia ke Asia Pasifik dengan salah satu misinya Pembangunan Infrastruktur dan Perluasan Konektifitas.

Tinggalkan Balasan