Target Zero ODOL! Dirlantas Polda Sulut Kombespol Robertho Pardede: Mengacu Pada Ke’Arifan Lokal.

BINTANGSULUT.COM – Perwujudan target zero ODOL tahun 2023 mendatang, Dirlantas Polda Sulut KombesPol Robertho Pardede dihadapan komisi tiga (3) DPRD Provinsi Sulawesi Utara, bersama kepala Dinas Perhubungan Sulut Izak Rei, Kepala Dinas PUPR Alex Watimena dan Kabalai Perhubungan Darat Reinhard Ronald hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) memberikan keterangan atas aksi zero ODOL yang saat ini sedang dan sementara diseriusi oleh Polda Sulut dan stacholder lainya.

Keempat (4) instansi terkait tengah gencar melakukan sosialisasi dan penertiban kendaraan angkutan barang over dimensi dan over loading atau ODOL (kelebihan muatan).

Dirlantas Polda Sulut Kombespol Robertho Pardede mengatakan, pihaknya akan melaksanakan penindakan sekaligus sosialisasi secara masiv pada beberapa minggu/bulan ke depan, bersama instansi terkait.

Kami juga tentunya akan melakukan penindakan secara tegas pada sopir yang kendaraanya telah over loading dan overdimensi,” kata Pardede dihadapan personil komisi tiga.

Pardede juga merasa bersyukur ternyata Gubernur telah membentuk satgas penanganan ODOL, melalui surat keputusan Gubernur, jadi tentunya kinerja pemerintah dan Polda dipastikan akan bersinergi secara baik dan terukur.

Lanjut Pardede “perwujudan target zero ODOL ini tidak lupa dengan ke’arifan lokal Provinsi Sulawesi Utara, tidak mungkin akan kami samakan dengan cara dan prilaku dari Jawa atau Kalimantan, kami memastikan, operasi ODOL akan mengacu pada ke’arifan lokal orang Manado dan lebih luas provinsi.

Pardede juga menerangkan akibat dari over dimensi dan over load pada tahun 2021 kemarin, catatan Polda telah terjadi kecelakaan pada angka 127 kasus kecelakaan yang disebabkan pada ketidakmampuan mobil disaat menge’rem dan tidak stabilnya ban kendaraan tersebut, nah’ inilah yang akan menjadi prioritas dalam operasi ditahun 2022-2023 nanti.

Walaupun demikian Pardede juga memberi signal, pihaknya juga belum bisa melakukan 100% penanganan ODOL ini karena memikirkan Rakyat yang saat ini sedang mengalami bencana pandemi covid-19. begitu pula, Negara sedang melakukan recovery ekonomi secara global, tutup Pardede.

Rapat dengar pendapat ini (RDP) dipimpin langsung oleh ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Sulawesi Utara Berty Kapojos didampingi sekretaris Yongky Limen dan anggota Boy Tumiwa, Sherly Tjanggulung dan Stien Kambey.

(Resa Sky)