Bintangsulut.com – Manado, Mahmud Turuis akhirnya Patah, Ricky Lomboan Angkat Bendera PBSI Manado.
‎Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Manado resmi menetapkan Ricky Lomboan sebagai Ketua Umum untuk masa bakti 2025–2029. Keputusan tersebut diambil melalui Musyawarah Kota (Muskot) yang berlangsung dihotel Sentra, tadi malam 17 Desember 2025.

Diketahui Rabu (8/10/2025) lalu, Muskot PBSI Manado telah dilakukan dan terpilih Mahmud Turuis yang dikenal masyarakat luas salah satu direksi Bank BSG, tapi Muskot tersebut dianulir oleh pengurus Provinsi PBSI karena dinilai melanggar aturan.

Sehingga pengprov mengambila langka dengan mengangkat Karateker ketua PBSI Manado untuk menggelar Muskot disesuikan dengan aturan yang ada setelahnya Pengprov telah melakukan koordinasi dengan pengurus pusat di jakarta.


Menindaklanjuti perintah Pengurus Pusat, Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Sulawesi Utara (Pengprov PBSI Sulut) menggelar Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Manado Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) dan berlangsung di Hotel Lagoon Manado.

Pelaksanaan Muskot PBSI Manado sempat mengalami penundaan akibat adanya gangguan dari pendukung Mahmud Turuis yang masih berpegang pada kegiatan muskot 8 Oktober lalu adalah sah, sehingga dinamika internal dan perbedaan pandangan terkait proses penyelenggaraan kemarin hampir saja ricuh.

Dengan Kondisi tersebut membuat lokasi kegiatan berpindah ke Hotel Sentra, ditempat ini pula, pendukung Turuis tetap melakukan boikot sehingga pengprov sempat pending namun pada akhirnya Muskot dapat dilaksanakan sesuai agenda.

Muskot PBSI Kota Manado diikuti oleh 17 Persatuan Bulutangkis (PB) yang memiliki hak suara. Seluruh peserta hadir untuk mengikuti proses musyawarah yang menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembinaan dan pengembangan bulu tangkis di Kota Manado.

Ketua Karateker PBSI Kota Manado, Epafras Tuidano, menegaskan bahwa seluruh tahapan Muskot telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan aturan organisasi yang berlaku. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Muskot merupakan mandat langsung dari PBSI Pusat kepada Pengprov PBSI Sulut.

“Pengurus PBSI Pusat telah mengeluarkan perintah kepada Pengprov PBSI Sulut untuk segera menyelesaikan dinamika organisasi di PBSI Kota Manado paling lambat 14 hari sejak surat perintah tertanggal 4 Desember 2025 diterima. Hari ini kami melaksanakan perintah tersebut lewat muskot,” ujar Tuidano.

Ia tidak menampik bahwa dalam proses Muskot sempat terjadi ketegangan. Namun menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar dalam forum musyawarah.

“Perbedaan pendapat itu hal biasa dalam organisasi. Yang terpenting, seluruh proses berjalan sesuai aturan dan menghasilkan keputusan yang sah,” tambahnya.

Dalam Muskot tersebut, Ricky Lomboan ditetapkan sebagai Ketua PBSI Kota Manado periode 2025–2029. Ricky maju sebagai calon tunggal dan secara aturan dinyatakan sah terpilih melalui mekanisme aklamasi.

“Ricky adalah calon tunggal dan sesuai ketentuan, ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PBSI Kota Manado,” tutur Tuidano.

Usai terpilih, Ricky Lomboan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh PB yang ada di Kota Manado, serta jajaran pengurus provinsi yang telah mengawal jalanya muskot dari awal hingga selesai, Lomboan juga menegaskan komitmennya untuk memajukan olahraga bulu tangkis dan meningkatkan prestasi atlet di daerah.
“Kepercayaan yang diberikan oleh PB-PB di Kota Manado menjadi semangat besar bagi saya untuk membesarkan olahraga bulu tangkis, sekaligus membina dan mengembangkan para atlet,” ujar Ricky.

Selanjutnya, Ricky Lomboan akan bertindak sebagai Ketua Tim Formatur untuk menyusun struktur kepengurusan PBSI Kota Manado periode 2025–2029. Sesuai ketentuan organisasi, pelantikan pengurus PBSI Kota Manado dijadwalkan paling lambat 30 hari sejak Muskot digelar.
Muskot PBSI Kota Manado ini turut dihadiri Ketua Umum Pengprov PBSI Sulut Prof. Dr. Adrian Umboh, Sp.Ak, Sekretaris Umum Dr. Donald Monitja, S.Sos., M.Si, Ketua Panitia Royke Mandey yang juga Kabid Organisasi, Dewan Pengawas, Max Lakoy dan Josef Wawolumaya.