Bintangsulut.com – Manado, Harapan dua wanita cantik dari partai PSI asal Provinsi Sulawesi Utara Lois Tangel dan Lanny Sambul terhadap generasi muda pesepakbola Indonesia demikian juga pesepakbola di Sulawesi Utara semakin tertutup atas kejadiaan dibatalkan perhelatan piala dunia U-20 di Indonesia oleh FIFA.
“PSI (Partai Solidaritas Indonesia) sangat kecewa dan menyayangkan Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Harus disadari bahwa ada faktor penolakan dari dua (2) Gubernur dan pengurus partai lain terhadap keikut sertaan Timnas Israel U-20 untuk bertanding di Indonesia”. Tegas lois.

“ PSI sejak awal mendukung kehadiran Timnas Israel pada Piala Dunia U-20. Bagi kami tidak ada masalah Timnas Israel bertanding di Indonesia. Saya melihat ada anak bangsa yang lebih merasa diri Palestina ketimbang orang Palestina sendiri. Sangat lucu dan berlebihan. Ingat Dubes Palestina untuk Indonesia saja tidak mempermasalahkan kehadiran Timnas Israel”.
“Saya teringat ungkapan Bung Karno yakni “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri”. Kata wakil ketua DPW partai PSI Sulawesi Utara ini.

Ditempat terpisa, Bendahara DPW PSI Sulawesi Utara, Lanny Sambul melalui via Whatsapp mengungkapkan Hal ini relevan dalam kondisi sekarang, disatu sisi ada pihak yang terus berjuang untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia U-20 dengan kehadiran Timnas Israel namun dari sisi yang lain ada pihak yang menolak dan mengakibatkan batalnya Indonesia menjadi tuan rumah. Perjuangan saat ini memang berat karena melawan bangsa kita sendiri,” Jelas Lanny.
Yang PSI sesalkan, Lanjut Lanny, sikap FIFA yang mengambil keputusan pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah. Harusnya FIFA berpegang pada sikap resmi Pemerintah Indonesia yang membolehkan Israel untuk bertanding di Indonesia. Suara pihak yang menolak bukan mewakili negara dan rakyat Indonesia.
“Saatnya sekarang berbenah dan berjuang bersama agar keputusan FIFA tersebut bisa dianulir. Kita harus bersatu, jangan sampai kita mengubur impian anak bangsa Timnas Indonesia dan jutaan rakyat penggemar sepak bola,” Ucap Stafsus Walikota Bitung itu.

Tinggalkan Balasan