SULUT – Rencana penanganan ruas jalan lingkar baru Danau Tondano (DT) hingga saat ini belum ada kepastian kapan proses pengerjaannya, sehingga dua (2) anggota parlemen dari Provinsi Sulawesi Utara Braien Waworuntu dan Herol Kaawoan angkat suara.
Kedua Pimpinan komisi satu (1) DPRD Provinsi Sulawesi Utara menyayangkan ruas jalan lingkar baru di Danau Tondano sampai saat ini belum terealisasi, sedangkan warga sudah sangat merasakan ketidakyamanan.
“ Kami butuh kepastiaan dari pihak pemerintah, kapan pengerjaanya, jangan hanya dimulut saja atau sorga telinga bagi rakyat”. Ungkap Waworuntu dan Kaawoan. Melalui sambungan whatsapp beberapa hari yang lalu.
Pemda Minahasa Minta Desain ke BPJN, BPJN Telah Mengirimkan
Meski Pemerintah Kabupaten Minahasa telah meminta Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara untuk dibuatkan gambar disain pembangunan ruas ruas jalan tersebut, namun demikian proses pembebasan lahan hingga saat ini belum bisa dilaksanakan.
Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio juga mengakui, pihaknya telah mengirimkan Detail Engineering Design (DED) yang diminta Pemkab Minahasa sejak tahun 2021 lalu.
” Kami sudah pernah mengirimkan DED – nya ke Pemerintah Kabupaten Minahasa supaya mereka sudah bisa proses pembebasan lahannya,
sudah lama itu, sejak tahun 2021 lalu sudah diserahkan gambar disainnya, “ungkap Hendro Selasa (21/3).
Pengerjaan Jalan Lingkar Baru DT Tergantung Pemkab Minahasa
Dikatakannya untuk pengerjaan ruas jalan lingkar baru Danau Tondano tergantung kesiapan pemerintah setempat menuntaskan pembebasan lahan.
“Kami tinggal menunggu kesiapan pemerintah Kabupaten Minahasa, apabila proses pembebasan lahan sudah beres nantinya kita usulkan ke pusat untuk perencanaannya. Intinya kami siap, ” kunci pria murah senyum ini.
Braien Waworuntu yang juga ketua partai Nasdem Minahasa ini, meminta kepada bupati Roy Roring segera melakukan tindakan nyata atas perhatian BPJN sudah dari tahun 2021 kini sudah di tahun 2023, apa masalahnya? Tanya Waworuntu.
Disisi lain Anggota Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut, Herol Vresly Kaawoan (HVK) meminta perhatian pemerintah terkait ruas jalan lingkar Danau Tondano
Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, Danau Tondano sebagai kawasan strategis pariwisata terletak di Kabupaten Minahasa merupakan destinasi pariwisata yang sangat ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun manca negara.
“Namun ada beberapa kendala. Yakni akses jalan di beberapa titik di Kecamatan Tondano Selatan, Remboken, Kakas, Kakas Barat dan Eris, sangat sempit dan rusak,” ucap BW dan HVK beberapa waktu lalu.
Wakil Ketua Komisi 1 ini berharap agar pemerintah dapat menganggarkan pelebaran jalan lingkar Danau tersebut.

Tinggalkan Balasan