BINTANGSULUT.COM – Komisi VII DPR-RI kunker ke provinsi  Sulawesi Utara dalam rangkah pemenuhan fungsi pengawasan terhadap kerja nyata sebagai Legislator, dinakodai langsung ketua komisi VII  Sugeng Suparwoto dan kawan kawan langsung menuju ke PLTS Likupang Vena Energi di kabupaten Minahasa Utara.

Pada kesempatan itu Viktor Malonda memberikan apresiasi ke Komisi VII DPR-RI yang telah datang berkunjung dan memberikan respon positif terhadap pembangunan di Sulut lebih khusus pengembangan KEK Likupang.

Viktor Malonda sebagai staf khusus bupati minahasa utara Joune Ganda, juga merupakan pengamat Lingkungan hidup provinsi dan mantan birokrat esalon II pemprov Sulut sekaligus mantan birokrat dikementeriaan.

Beberapa poin yang disampaikan  Malonda antara lain, Sebagaimana  diketahui  secara umum bahwa target bauran energy di tahun 2025 khusus utk Energi baru terbarukan sebesar 23 %. Saat ini baru mencapai sekitar 12%. Untuk itu perlu dipacu semua pihak , disisi lain PLN yang membeli listrik dari pengembang  Vena Energy di PLTS Likupang (kapasitas terpasang 21 MWp dan rencana tambahan 21 MWp/15 MWac) perlu dibantu rencana pengembangannya, ini dikarenakan untuk mensupport KEK Likupang.

Lanjut Malonda ” Begitu juga peran dari regulator dalam hal ini Dirjen Energi Baru ,Terbarukan dan Konservasi Energi serta Dirjen Ketenagalistrikan yang hadir bersama Komisi VII sangat penting.

Ditambahkan Malonda ” hal lain yang wajib diperhatikan kedepan, bahwa satu satunya Kementerian yang tidak ada APBN-nya adalah Kementerian ESDM”. ungkap VM panggilan akrabnya.

Hadir dalam Kunjungan kerja ini yakni Ketua Komisi VII DPR RI Bapak Sugeng Suparwoto bersama anggota, Dirjen EBTKE , Dirjen Ketenagalistrikan, Kementrian Perindustrian, Direksi PLN, Direksi Vena Energy, Asisten 2 Pemprov Sulut  Praseno Hadi, Kadis ESDM , Sekda Minut , Stafsus Bupati Minut (Ir.Victor Malonda dan Lucky Schram SH MH). serta tim lainnya.

Pada akhir pertemuan Ketua Komisi VII DPR RI menunjuk Bapak Praseno Hadi(Asisten 2) dan Victor Malonda (Staf Khusus Bupati Minut) sebagai penghubung dengan Komisi VII DPR RI, Kementerian ESDM, Kementerian Perindustrian, PLN terkait hal hal yang berkaitan dengan ESDM lebih khusus pengembangan Sumber Daya Alam terbarukan di Sulawesi Utara.

(Resa Sky)