BINTANGSULUT.COM – Datangnya banjir Bandang akibat guyuran hujan deras yang berlangsung Selasa (3/3) minggu kemarin, di dua kabupaten yakni Kabupaten Bolmut dan Bolmong, sangat berdampak bagi petani yang bercocok tanam tanaman pertanian, terparah banjir bandang ini di Kecamatan Sangkup, Bintauana, Bolaangitang Timur dan Bolangitang Barat.
Sementara itu, di Kabupaten Bolmong yaitu di Desa Pangi Timur dan Desa Domisil Moonow. Banjir merusak dan menggenangi ruas jalan Trans Sulawesi, pemukiman warga, fasilitas pemerintah dan sekolah, serta area persawahan masyarakat.
Hal diatas diatas sangat diseriusi oleh Gubernur Sulut melalui kepala dinas pertanian provinsi Sulut Novly Wowiling.
Kepada wartawan media bintangsulut.com melalui via whatsaaP Wowiling menyampaikan data kerusakan akibat banjir bandang tersebut 19/3’2020 kamis.
Kabupaten Bolmut.
Desa Sangkub, Bintauna, Bolangitang timur dan barat Kaidipan dan Pinogaluman
239 ha padi ladang
220 ha padi sawah
358 ha Jagung
5 ha kacang tanah
33 ha cabe
1710 jaringan irigasi hancur
Hasil panen yang hanyut
55.195 padi/ gabah/Kg
7.775 beras /kg
45.990 jagung/kg
Sedangkan di kabupaten Bolaang Mongondow
di kecamatan Sangtombolang desa dominsil jagung 10 ha rusak karena banjir.
“Kami selalu berkoordinasi dengan tim dinas kabupaten setempat, jadi.. lewat identifikasi dilapangan kami telah mendata jumlah kerusakan di beberapa desa yang terkena dampak bencana ini sehingga lahan pertanian yang terseret bencana dan terendam sehingga menimbulkan kerugian bagi petani setempat,, tentunya pak Gubernur sangat menseriusi dan telah menginstruksikan agar pihak kami (dinas) provinsi segera melakukan langkah konkrit yang secepatnya untuk mengatasi kerugian petani itu”. Ungkap Wowiling.
Ditambahkanya Pula ” Dana dan bibit akan segerah kami bantu, asalkan lahan sudah siap ditanam”. Tutup kadis ini.
(Resa Sky)

Tinggalkan Balasan