Bintangsulut.com – Minut, Kepala BRMP Palma Dr. Steivie Karouw, STP, M.Sc dan tim menerima kunjungan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara Ir. Novry Wowiling, Kepala Dinas Pertanian Minut Ir. Wangke Karundeng, dan Sekretaris Apeksu Sulut Edwin Monding, bersama para anggota Apeksu Minut, Selasa (1/7/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula kantor BRMP Palma ini merupakan Musyawarah Daerah (Musda) Apeksu kabupaten Minahasa Utara, dan dibuka langsung oleh Sekda Novly Wowiling.
Kepada awak media Dr. Steivie Karouw membenarkan pemakaian tempat Musda tidak dipungut biaya, kami bahkan memfasilitasi kegiatan-kegiatan semacam ini, Negara menjamin bagi petani petani kelapa yang siap berusaha menanam kelapa demi generasi kedepan dan tentunya bagi kesejatraan Rakyat.
” Kami berusaha membangun sinergi dengan para petani-petani dan pelaku-pelaku kelapa di Sulawesi Utara, soal tempat pertemuan kami tetap gratiskan, pokoknya bebas bea…, sebaliknya kami bersyukur masih banyak para petani yang saat ini bertambah banyak dan lebih rajin menanam kelapa, apalagi harga kelapa, kopra dan minyak semakin mahal”. ungkap Karouw.
Lanjut Karouw, Kami Juga tetap bersinergi dengan Pemerintah Pemprov Sulut Bapak Gubernur Yulius Selvanus, untuk melakukan program program Pemprov lebih khusus kelapa.
” Yaa, Kami tetap bersinergi dengan Pemprov Sulut, Program program pak Gubernur di bidang Pertanian dan perkebunan merupakan sektor yang diandalkan, kami pastikan bahwa BRMP Palma se-Frekuensi dengan pak Gubernur”. tegasnya.

Kegiatan
Rombongan menyaksikan tayangan profil balai di Gedung Audio Visual dan melakukan kunjungan lapangan di Instalasi Pengujian dan Penerapan Standar Instrumen Pertanian (IP2SIP) Kayuwatu yang menyimpan koleksi Kelapa Bido serta IP2SIP Mapanget dengan beragam koleksi varietas Kelapa Dalam maupun Kelapa Genjah.
Rombongan terkesan dengan keunggulan varietas kelapa yang ada di BRMP Palma.
Mereka berharap Kabupaten Minut bisa memiliki kebun induk sumber benih. Pasalnya, Minut merupakan salah satu daerah di Sulawesi Utara yang menjadikan kelapa sebagai komoditas unggulan. Seperti diketahui, Minut memiliki luas perkebunan kelapa rakyat sebesar lebih dari 45 ribu hektare.

Tinggalkan Balasan