Yohanes 15:5 (TB)”Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
“Tidak semua kalimat yang terdengar rohani benar-benar berasal dari cara pikir Alkitab.
Ada banyak kalimat Kristen yang terdengar menguatkan…
tapi diam-diam MENGGESER PUSAT KEMULIAAN DARI TUHAN KEPADA MANUSIA.
Kalimat yang terdengar rohani memang bisa jadi seperti parfum mahal di ruangan berisi kebocoran gas.
Harum…tapi kalau isinya melenceng sedikit dari pusat Injil, lama-lama bikin orang “keracunan” tanpa sadar.
Dan itu yang berbahaya dari banyak quote Kristen modern: terdengar menguatkan, tapi tidak lagi membuat manusia bergantung pada Tuhan.
Salah satu contohnya kalimat seperti ini:
“Kalau Yunus mampu keluar dari perut ikan.
Daniel mampu keluar dari gua singa.
Lazarus mampu keluar dari kubur, kamu juga mampu keluar dari masalahmu.” Sekilas indah. Sekilas menguatkan.Sekilas terasa penuh iman.
Tapi coba PERHATIKAN lebih dalam.Ternyata, Yunus tidak “mampu” keluar dari perut ikan. TUHAN lah yang memerintahkan ikan itu memuntahkannya (Yunus 2:10).
Ternyata, Daniel tidak “mampu” keluar dari gua singa. ALLAH lah yang mengutus malaikat-Nya menutup mulut singa (Daniel 6:22). Dan Lazarus? Ia bahkan sudah mati.
Orang yang sudah mati tidak punya kemampuan apa pun untuk keluar dari kubur. YESUS-lah yang memanggil dia keluar (Yohanes 11:43).
Sudah paham kan mengapa kalimat yang dijadikan contoh itu berbahaya?
Masalah generasi sekarang bukanlah kekurangan motivasi.
Masalahnya: TERLALU BANYAK QUOTES/MOTIVASI TANPA TUHAN.
Kita hidup di zaman ketika banyak konten rohani mulai bercampur dengan racun self-help: “kamu kuat,” “kamu hebat,” “kamu pasti bisa,” “jadilah dirimu sendiri,” “semua ada dalam dirimu,” “aktifkan potensimu.”
Akhirnya tanpa sadar, Tuhan cuma dijadikan pelengkap caption.
Sementara manusianya yang dijadikan pusat.
Padahal iman Kristen bukan: “aku pasti bisa.” Melainkan: “Tanpa Dia, aku bahkan tidak mampu berdiri.”
Injil bukan bicara tentang manusia hebat yang berhasil bangkit.
Injil adalah tentang Tuhan yang membangkitkan manusia yang tidak berdaya.
Itulah sebabnya HATI-HATI DENGAN PENGHIBURAN PALSU. Tidak semua kalimat yang terdengar rohani, kamu amin-kan.
Karena tidak semua kalimat yang bikin hati hangat… membuat imanmu sehat.
👉🏽 Ada kalimat yang terdengar rohani, tapi sebenarnya sedang memelihara ego manusia.👉🏽 Ada quote yang viral, tapi diam-diam membuat manusia merasa: “Aku pasti bisa keluar sendiri. ”Padahal Alkitab berkata:“… di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.”(Yohanes 15:5).
Kekristenan bukan agama “percaya diri. ”Kekristenan adalah hidup yang bergantung sepenuhnya pada Kristus.
Lucunya, manusia modern suka Tuhan yang memberi kekuatan…tapi tidak suka Tuhan yang membuat mereka harus bergantung pada-Nya.
Kita ingin menang tanpa pertobatan. Kita ingin mujizat tanpa penyerahan. Kita ingin pertolongan tanpa ketaatan. Kita ingin keluar dari “kubur”… tapi tetap jadi tuhan atas hidup sendiri.
Padahal justru di situlah akar kehancuran manusia sejak Eden: ingin menjadi pusat.
Hari ini banyak orang lebih hafal quote medsos daripada ayat Alkitab.
Lebih mudah tersentuh kata-kata motivasi daripada ditegur firman Tuhan.
Karena motivasi sering membelai ego.Tapi firman Tuhan menyalibkan ego. Dan salib memang tidak selalu nyaman.
Jadi mulai sekarang, jangan hanya bertanya: “Apakah kalimat ini terdengar rohani?”Tapi tanyakan juga:“Apakah Tuhan masih menjadi pusat di dalamnya?”Karena ketika Tuhan dipinggirkan, bahkan kalimat paling indah pun bisa perlahan menyesatkan hati kita.

Tinggalkan Balasan