bintangsulut.com – Sulawesi Utara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara, Adolf H. Tamengkel mengatakan pihaknya sejak awal telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe terkait kondisi penanganan Gunung Awu di lapangan.
Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Yulius Selvanus bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Awu, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara, Adolf H. Tamengkel mengatakan pihaknya sejak awal telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe terkait kondisi di lapangan.
Menurut Tamengkel, koordinasi juga dilakukan dengan jajaran kepolisian dan TNI untuk mempercepat penanganan Karhutla di kawasan Gunung Awu.
“Pasca terjadi bencana alam Karhutla di Gunung Awu Sangihe, kami sudah mendapatkan info dari BPBD Sangihe dan kita selalu intens berkomunikasi,” kata Tamengkel.
Ia menyebut Pemprov Sulut juga telah berkoordinasi dengan Karo Ops Polda Sulut. Selanjutnya, Polres Kepulauan Sangihe diperintahkan untuk berkoordinasi dengan Kodim serta masyarakat dalam upaya penanganan kebakaran, ujarnya.
Tak hanya mengandalkan penanganan di lapangan, Pemprov Sulut juga menyiapkan bantuan untuk mendukung kebutuhan personel yang terlibat dalam proses pemadaman.
Tamengkel mengatakan dirinya mendapat instruksi langsung dari Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) untuk turun membawa bantuan natura ke Sangihe.
“Kami juga sudah diperintahkan Pak Gubernur Provinsi Sulut untuk turun langsung membawa bantuan natura di sana. Karena yang sementara penanganan di sana butuh juga bantuan makan,” ungkapnya.
Selain bantuan logistik, Pemprov Sulut juga tengah mempersiapkan peralatan pemadaman berupa jet shooter.
Peralatan tersebut rencananya akan dibawa menggunakan kapal KM Barcelona menuju Sangihe.
Ia juga menjelaskan, penanganan Karhutla di sejumlah wilayah Sulut memang menjadi perhatian pemerintah.
Karhutla disebut terjadi di sejumlah daerah, namun penanganan terus dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat.”
Memang Karhutla melanda hampir semua wilayah di Provinsi Sulawesi Utara. Namun kemarin penanganan terus berjalan dengan baik, termasuk kebakaran di Kabupaten Minahasa Tenggara belum lama ini,” katanya.
Terkait kondisi Gunung Awu, Tamengkel mengakui terdapat sejumlah kendala dalam proses pengiriman personel maupun peralatan pemadam kebakaran.
Faktor geografis Sangihe yang berada di wilayah kepulauan serta medan Gunung Awu yang cukup curam menjadi tantangan tersendiri.
“Sejak awal kami berkoordinasi, namun terus terang karena kendala lautan juga, terus medan di sana juga curam. Kalau mau kirim Damkar saja sulit,” jelasnya.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan stakeholder lainnya, dan mudah-mudahan besok mereka bisa bantu memadamkan api lagi,” pungkas Tamengkel.
Resa Sky

Tinggalkan Balasan