Bintangsulut.com, MINAHASA UTARA — Upaya memperkuat eksistensi koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan terus dilakukan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Minahasa Utara. Melalui agenda sosialisasi dan konsolidasi yang digelar secara marathon di 10 kecamatan, Dekopinda ingin memastikan seluruh koperasi di daerah dapat bergerak lebih aktif, sehat, dan profesional.

Ketua Dekopinda Minahasa Utara, Jaune Pungus, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi bagian dari gerakan membangun kekuatan ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

“Kami ingin koperasi di Minahasa Utara semakin solid dan mampu menjadi wadah yang benar-benar memperjuangkan kesejahteraan anggotanya,” ujar Jaune Pungus saat kegiatan berlangsung.

Menurutnya, keberadaan koperasi memiliki peran penting dalam menopang ekonomi masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang. Karena itu, Dekopinda berupaya membangun kolaborasi antar koperasi sekaligus memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah.

Sosialisasi dan konsolidasi tersebut dilaksanakan selama lima hari dengan menyasar seluruh wilayah kecamatan di Minahasa Utara. Hari pertama dimulai di Kecamatan Kema dan Kauditan, dilanjutkan Kecamatan Airmadidi dan Talawaan pada hari kedua, kemudian Kecamatan Dimembe dan Kalawat pada hari ketiga.

Selain mempererat koordinasi, Dekopinda juga melakukan pendataan sekaligus mendorong aktivasi kembali koperasi yang selama ini tidak berjalan maksimal atau “mati suri”.

Diketahui, terdapat sekitar 520 koperasi primer dan sekunder yang telah terbentuk di Minahasa Utara. Namun, sebagian di antaranya membutuhkan pembinaan dan penguatan kelembagaan agar kembali aktif menjalankan fungsi ekonomi bagi masyarakat.

“Kami ingin koperasi-koperasi yang selama ini vakum bisa bangkit kembali dan berkolaborasi bersama Dekopinda untuk mengembangkan ekonomi rakyat,” jelas Jaune.

Kegiatan di Kecamatan Dimembe dan Kalawat turut dihadiri Ansye Dengah bersama jajaran pemerintah kecamatan serta para pengurus dan anggota koperasi.

Melalui langkah konsolidasi ini, Dekopinda Minahasa Utara berharap koperasi tidak hanya bertahan sebagai organisasi formal, tetapi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang mampu menciptakan kemandirian dan kesejahteraan bersama.

(Resa)