Bintangsulut.com – Bolmong, Presiden Joko Widodo direncanakan akan meresmikan bendungan Lolak di Desa Pindol Kabupaten Bolaang Mongondow pada awal Januari 2024 mendatang.

Persiapan kedatangan Kepala Negara di Bendungan Lolak yang menjadi salah satu proyek strategis nasional tersebut terlihat dengan kedatangan Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan
Endra S. Atmawidjaja, ST, MSc, DEA didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi satu (I) Ir. I Komang Sudana, MT, dan kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulut Ir. Hendro Satrio, MT dan jajaran Jumat ( 29/12-23) untuk memastikan kegiatan peresmian berjalan dengan baik.

” Bendungan Lolak merupakan bendungan multifungsi yang berguna untuk penyediaan layanan air irigasi seluas 2.214 hektare, penyediaan air baku 500 liter/detik untuk Kecamatan Lolak dan sekitarnya, pengendali banjir, pembangkit listrik sebesar 2,43 MW, dan menjadi destinasi pariwisata baru di daerah Bolaang Mongondow,” kata I Komang Sudana, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Manado.

Selain itu ungkap Sudana, pencapaian penting dalam pembangunan Bendungan Lolak adalah saat pengisian awal waduk (impounding) pada 18 Agustus 2023. Dengan tinggi muka air pada elevasi +85,00, proyek ini telah mencapai tahap krusial dalam persiapannya menuju pengoperasian penuh.

” Pada 27 November 2023, Bendungan Lolak mencapai pencapaian signifikan dengan tinggi muka air pada elevasi +101,045 dan volume total tampungan sebesar 5.500.000 m3, menghasilkan keterisian bendungan sebesar 38%, “beber pejabat low profil ini sekaligus sosok dibalik suksesnya menyelesaikan bendungan Kuwil Kawangkoan yang telah diresmikan Presiden Jokowi pada 19 Januari 2023 lalu.

Dengan progres penyelesaian 100%, bendungan ini dijadwalkan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo awal Januari 2024 mendatang.

Bendungan ini akan menjadi infrastruktur Sumber Daya Air yang berdampak positif bagi masyarakat, terutama di Kabupaten Bolaang Mongondow dan secara luas, Provinsi Sulawesi Utara.

Dengan memenuhi berbagai fungsi, dari penyediaan air hingga pengendalian banjir, bendungan ini diharapkan menjadi penopang utama pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Utara terutama sektor pertanian yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Bendungan Lolak menjadi infrastruktur Sumber Daya Air dan Proyek Strategis Nasional yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Bolaang Mongondow bahkan Provinsi Sulawesi Utara pada umumnya,” pungkas I Komang Sudana.