BINTANGSULUT.COM – Fungsi yayasan adalah lembaga sosial, Jadi Penasehat, Pengurus dan Dewan Pengawas sebagai organ didalam yayasan Medika GMIM lupa akan fungsinya, menurut saya lupa akan fungsi sosialnya yang diatur pada UU, yang dikedepankan dan ditonjolkan adalah makang puji dan ego serta berorientasi pada target profit kata sekretaris komisi 4 DPRD Provinsi Sulut Ir Jems Jullius Tuuk kepada wartawan bintangsulut.com melalui whatsapp.
” Merasa diri paling hebat, paling benar dan paling tahu segalanya” tegas pemegang piagam anggota Dewan TERHEBAT lima tahun berturut-turut di Sulut ini.
Semua terungkap pada rapat dengar pendapat dengan Komisi 4 tanggal 8 Februari lalu.
Saya melihat organ dari Yayasan Medika mengedepankan makang puji dan arogansi kekuasaan dalam mengatur RS Bethesda, Mereka merasa diri paling benar, paling berkuasa Arogansi kekuasaan datang dari hati yang sombong, merasa paling … Dan lupa dengan pelayanan kasih.
Gilanya lagi … Gaji karyawan dijadikan instrument politik penekan untuk tujuan menguasai karyawan, ini yang membuat masalah semakin kisruh.
Pada hal gaji karyawan adalah mutlak hak yang wajib dibayar. Bukan untuk dipermainkan dengan segala macam alasan yang menurut saya tidak masuk akal” ungkap Tuuk.
Yayasan Medika GMIM, melakukan pelanggaran mengganti dr. Ramon Amiman dengan wakil sekretaris Yayasan Medika GMIM yang saat ini sebagai Direktur baru RS Bethesda Tomohon tertuang dalam pasal 7 UU Yayasan no. 28 Tahun 2004
Walaupun demikian Tuuk membenarkan Kewenangan mengganti pengurus/Direksi RS Bethesda adalah kewenangan Yayasan sesuai UU no. 28 THN 2004, tapi kenapa harus terjadi gejolak, saya pikir pergantian ini tidak berproses secara sehat.
Kewengan mengganti pengurus RS Bethesda adalah kewengan mutlak dari Yayasan menurut saya tujuan pergantian Direktur RS adalah untuk menjadikan organisasi ini lebih baik.
Jika penggantian pimpinan RS hanya menimbulkan kekacauan artinya ada yang salah dengan Pengurus Yayasan. Itu yang saya katakan tadi Pengurus Yayasan hanya mengedepankan Arogansi Kekuasaan bukan Pelayanan Kasih”. tutup anggota DPRD Dapil Bolmong Raya ini.
Tuuk juga mengusulkan ” Jika kisruh ini terus berlanjut, saya usul kepada Pemilik Yayasan/BPMS segera mengganti Pengurus Yayasan agar tidak menimbulkan gejolak berkepanjangan dan tidak menimbulkan keresahan di aras jemaat”. tuturnya.
(Resa Sky)

Tinggalkan Balasan