Bintangsulut.com – Manado, Kordinator Divisi (Kordiv) SDM Badan Pengawas Pemilu RI Dr Herwyn Malonda M.Pd.MH menilai secara umum pelaksanaan proses pungut hitung Pemilu di Sulawesi Utara berjalan cukup baik.

Hal ini dikatakan Malonda ketika memantau langsung kegiatan pungut hitung di kabupaten Minahasa, kabupaten Minahasa dan kota Manado Rabu (14/2/24).

Namun demikian kegiatan proses pungut hitung dirinya masih menemukan sejumlah kendala teknis di lapangan.

” Dari hasil Pantauan memang berjalan dengan baik namun ada beberapa hal teknis yang kami temui di lapangan, seperti masalah penggunaan HP, yang di larang dalam menggunakan HP di dalam Bilik suara bukan di dalam lokasi TPS, itu yang banyak kami temui, juga ada beberapa laporan yang kami terima, bahwa ada di salah satu Kabupaten di kepulauan yang mana ada kotak suara yang tertukar” kata Malonda kepada wartawan yang ikut melakukan Pencoblosan di TPS desa Panasen kecamatan Kakas Barat Kabupaten Minahasa.

Usai melaksanakan pencoblosan, Malonda yang didampingi Ketua Bawaslu Sulut didampingi Muspida Propinsi Sulut serta pimpinan dan anggota Bawaslu Sulut melanjutkan
pemantauan proses perhitungan suara di TPS 3 Kelurahan Lawangirung kecamatan Wenang kota Manado.

Disisi lain pimpinan Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh Bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Yudhiawan Wibisono dan Komandan Korem 131/Santiago Brigadir Jenderal TNI Wakhyono, mengecek distribusi logistik dan melihat berlangsungnya pemungutan suara di TPS yang ada di Kampus Unima Tondano serta melakukan pemantauan di TPS 6 Kelurahan Satrio Utara Manado.

“Sebagian besar berjalan dengan lancar,” ucap Mewoh.

Lanjut Mewoh, ada beberapa hal yang menjadi atensi dari para pengawas. Berdasarkan informasi yang kami terima sampai pukul 18:00 wita tadi ada beberapa hal yang perluh kita selesaikan antara lain, masih ada TPS yang dipending penghitungan suara karena ketua KPPS tidak menandatanangi surat suara dalam jumlah besar. “Semoga ada solusinya,” jelas Mewoh.