Bintangsulut.com – Pemilihan kepalah daerah (Pilkada) di Provinsi Sulawesi Utara tahun 2020 mendatang menjadi ajang bergengsi bagi Partai pemilik suara mayoritas, ini teruji ketika Pemilihan Umum (Pilcaleg) dan Pilpres pada tanggal 17 April lalu, partai Nasdem dan partai Golkar memiliki suara Mayoritas, ini pertanda baik, bagi suksesi Pilkada di tanah Toar-Lumimuut. kedua partai besar ini, dapat melakukan Rekonsiliasi merebut orang nomor satu di pemerintahan Sulut.
Tak tanggung-tanggung Wakil ketua DPD I Partai Golkar Vian Walintukan sebut “Sangat tepat apabila Fraksi Partai GOLKAR di DPRD untuk semua tingkatan, lebih khusus di DPRD Sulut melakukan langkah politik berkoalisi dengan Partai Nasdem, hal ini dikandung Maksud keduanya memiliki historis Serta tujuan Dan
Konsep yang sama dengan sifatnya Nasionalis.

Lanjut Walintukan “Hal ini pun tidak menutup Kemungkinan dalam Pilkada Sulut Nanti terjalin kerjasama dalam menyikapi
pertarungan pencalonan Gubernur Sulut dan Bupati/walikota se-Sulut tetap bisa
berSinergi.. ini berarti, akan terbentuk koalisi yang reguler antara partai Golkar dengan partai Nasdem dan disebut “Restorasi-Berkarya” GSVL dan CEP dipastikan akan mengambil kepemimpinan Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara”. ungkap Korwil PG kota Manado ini. Jumat 20 september 2019.
Ditambahkanya pula “Dengan koalisi pasangan GSVL-CEP ini merupakan sebuah “bangunan” yang kuat Dan lawan sepadan untuk partai penguaasa saat ini, kita tahu bersama dari aspek Kekuasaan di 15 Daerah Kab/Kota koalisi ini memiliki 8 Kepala Daerah, jadi’ tak ada kecemasan yang beralasan bagi koalisi ini, untuk rebut kekuasaan Sulut”. Tutup VW panggilan akrabnya.
(Resa Sky)

Tinggalkan Balasan