Bintangsulut.com – Kemacetan dan sering terjadi kecelakaan di ruas jalan trans Sulawesi antara Manado ke kabupaen Minahasa Utara tepatnya Interchance Manado menjadi sorotan penting dari wakil ketua komisi tiga partai Nasdem Stella Runtuwene.
“Ini semua masuknya aspirasi ke kami, keluhan-keluhan pengguna jalan atas parkirnya secara ilegal oleh beberapa mobil berbadan besar dan bermuatan skalah besar (konteiner) telah sangat mengganggu pemakai jalan lainya, dimana banyaknya terjadi kecelakaan dan kemacetan sering terjadi, jangan ada lagi korban”. Ungkap Runtuwene dalam acara rapat dengar pendapat (RDP) perdana komisi tiga provinsi Sulut di kantor DPRD Sulut. 9/10.
Ditambahkanya pula “saya harap kadis memanggil para pelaku usaha agar berkoordinasi bagaimana cara permasalahan ini bisa teratasi, saya minta jangan main-main dengan nyawa orang, pekerjaan kami ada representasi hak hidup Rakyat jadi jangan main-main”. Tutup Runtuwene.
Hal yang sama juga disampaikan oleh anggota komisi tiga Boy Tumiwa “jalan trans Sulawesi Manado-Amurang semakin banyak terjadi kemacetan di karenakan banyaknya mobil berbadan besar yang sengaja parkir dibadan jalan, kenapa sampai ini terjadi, seharusnyakan ini tidak boleh terjadi”. Kata Tumiwa.
“Kami berharap kepalah dinas jangan membiarkan hal-hal seperti ini terjadi lagi, periode masa bakti kami ini masi awal, tentunya kami akan mengawal semua usulan dan saran yang kami sampaikan, potensi pembiaran jangan ada didalam tubuh dinas perhubungan, ini termasuk warning bagi kadis” ungkap kedua legislator asal Amurang ini.
Ditempat yang sama, kepalah dinas perhubungan Sulut Linda Watania mengatakan usulan anggota dewan yang terhormat, saya pastikan ini menjadi pekerjaan prioritas dinas perhubungan Sulut”. Kata Linda.
(Resa Sky)

Tinggalkan Balasan