Bintangsulut.com – Seleksi calon Praja IPDN tahun 2019 di Provinsi Sulawesi Utara telah masuk tahap pertama pada pencapaian ribuan pendaftar (1045), sedangkan kelulusan registrasi hanya 974 saja pendaftar, lebih lagi melalui tahap pertama yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sudah banyak yang gugur dan sekarang sudah pada angkah 76 pendaftar yang lolos untuk masuk pada tahap kedua.
“Formasi secara Nasional ada pada angkah 1700 calon praja, sedangkan untuk Provinsi Sulut kuota yang diberikan oleh pusat sebanyak 48 praja dari hitungan formasi Kementerian PAN-RB berdasarkan rumusan seperti jumlah penduduk dan lain sebagainya. “yang telah mendaftarkan diri sebanyak 1045 peserta, Tapi kemudian yang telah di registrasi tahap pertama tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) itu hanya 974 orang dan yang lulus seleksi untuk tahap pertama ini hanya 76 orang yang nilainya diatas passing grade
“76 orang ini nantinya akan maju ketahap 2 yakni tes kesehatan di Rumah Sakit Wolter Monginsidi teling dan yang lolos berhak maju ketahap 3 yaitu Psikotes, setelah memenuhi syarat, yang bersangkutan akan ke Jatinangor untuk seleksi kesamaptaan kemudian wawancara. Jadi seleksi tingkat daerah ada 3 tes dan 2 tes untuk tingkat pusat,” Ungkap Direktur IPDN Dr Noudy Tendean Msi kepada Wartawan Resa Sky di Grand Kawanua Internasional city (GKIC) di Manado senin (1/7/19).
Lanjut Tendean “progress formasi tahun ini mengalami penurunan dibanding penerimaan Sebelumnya sekitar 2000 an. karena formasi ini diperhitungkan melalui formasi CPNS.
“makanya Kementerian Dalam Negeri tidak lagi melakukan perekrutan atau penerimaan CPNS murni tingkat SMA karena sudah diperhitungkan di calon Praja IPDN,” ucapnya.
Disisi lain, Direktur IPDN menghimbau agar jangan gampang percaya informasi palsu mengatasnamakan IPDN.
“kalau bisa, cari tau siapa yang memberi infomasi-informasi palsu atau memberi janji-janji meminta imbalan yang mengatasnamakan IPDN segera laporkan. IPDN tidak memberi informasi melalui perorangan, kecuali lewat Website Resmi IPDN,” tegas Tendean agar Masyarakat jangan tertipu dengan informasi-informasi sesat apalagi pendaftaran kemarin atau seleksi-seleksi yang nantinya akan berjalan semuanya free atau gratis”. Tutup pria tegas nan kalem ini.

Tinggalkan Balasan