Bintangsulut.com – Mulai tahun ajaran 2019/2020 sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan berubah. Perubahan sistem PPDB ini merupakan penerapan dari sistem zonasi sekolah. Nantinya sistem zonasi ini yang membantu memetakan para siswa menuju jenjang pendidikan selanjutnya, walaupun untuk SMK tidak masuk sistem Sonasi hanya SMA saja”. Ungkap Kepalah Sekolah Mooedi Lumintang.

Penerimaan Siswa baru tingkat SMA/SMK secara Nasional telah dibuka disetiap sekolah, terlebih khusus Sekolah Menenga Kejuruan  (SMK 1) Manado Provinsi Sulawesi Utara.

Terpantau ratusan calon siswa dan orang tua siswa mengantri dilokasi pendaftaran, terinformasi  dari pembukaan pendaftaran siswa baru di SMK 1 Manado selama Dua hari  dimulai tanggal 24 juni sampai pagi ini 26 juni telah pada angkah pendaftar 360 calon siswa (hari pertama jumlah pendaftar 119 sedangkan hari kedua 241).

Sementara kuota yang tersedia dibatasi sebanyak 384 calon siswa baru, namun memasuki hari ke tiga terpantau antusias para calon siswa yang mendaftar diperkirakan bakal melebihi jumlah tersebut, “yaa… pengalaman tahun-tahun yang lalu pendaftar bisa mencapai 500an pendaftar bahkan lebih, memang kami mengakui akan ada calon siswa yang nantinya akan kecewa tapi pendaftaran ini pakai sistem aplikasi online  jadi tidak ada jata-jatahan untuk masuk di SMK ini”. Ujar Kesek.

Kepada wartawan Bintangsulut.com Wakil kepalah sekolah bidang kesiswaan Nohvi Kesek ditemani oleh ketua panitia Penerimaan Grace Sondakh mengatakan “penerimaan siswa baru saat ini harus melalui alur pendaftaran yakni mendaftar online kedua verifikasi berkas, siswa membawa cetak pendaftaran online serta syarat-syarat lainya ketiga-Wawancara program keahlian keempat -tes minat bakat  kelima Verifikasi online dan keenam pengumuman siswa yang diterima tanggal 30 juni sekaligus pendaftaran kembali tanggal 4-6 juli mendatang”. Kata Kesek diiyakan oleh Sondakh.

Lanjut ketua Panitia Grace Sondak “pembukaan Pendaftaran calon siswa baru dari tanggal 25 juni sampai 28 juni jadi hanya 4 hari saja pembukaan pendaftaran, kami harapkan para orang tua dan calon siswa dapat membawa semua persyaratan yang dimaksud agar tidak ada salah komunikasi dengan panitia, ada pun syarat pendaftar yaitu foto kopi KK surat keterangan kesehatan dan surat hasil ujian nasional dari sekolah asal”.ungkap Sondakh.

Calon Siswa baru Franky membeberkan kekuatiranya terkait kuota SMK “jujur saya merasa kuatir karena pendaftar semakin banyak berdatangan maka dipastikan akan banyak juga yang tidak akan diterima apalagi sekarang sistem online yang mengharuskan kepinteran dan bakat siswa”. Kata dia.

Terlihat, pendaftaran di pantau langsung oleh kepalah sekolah dan beberapa aktivis serta komite sekolah.

(Resa Sky)