Pasar Karombasan Bebas Covid, Suwuh: Silahkan Masyarakat Datang Berbelanja.

BINTANGSULUT.COMĀ – Dibukanya kembali Pasar Pinasungkulan/ karombasan pada bulan yang lalu (juli) 2020, kondisi dipasar tradisional tersebut terpantau masih lengang dan agak sunyi.

Pantauan awak media di pasar tersebut belum semua pedagang jualan di lapak mereka.

Pasar Karombasan atau juga dikenal pasar Pinasungkulan di kota manado telah dinyatakan bebas dari virus Corona tegas Direktur Utama PD Pasar Manado Stenly Suwuh didampingi Kabag Umum Brilian Charles dikantornya tadi siang 10/8’2020.

Kepada awak media Suwuh mengatakan “pasar pinasungkulan telah masuk zona hijau, itu berarti, tidak ada lagi rasa cemas untuk datang berbelanja di pasar.

Adi, salah seorang pedagang mengatakan lengangnya pasar diakibatkan masih kurangnya minat masyarakat berbelanja pasca ditetapkannya pasar pinasungkulan sebagai klaster baru Covid-19 beberapa waktu lalu ini mengakibatkan Pemerintah Kota Manado sempat menutup aktifitas jual beli beberapa waktu lalu di pasar tersebut.

“Walaupun oleh Pemerintah lewat PD Pasar telah membuka kembali pasar Pinasungkulan secara normal namun stigma bahwa pasar karombasan sebagai klaster baru Covid 19 masih tertanam pada masyarakat,” tutur Ady dengan raut wajah sedikit tegang.

Lanjut Ady mengatakan, “kami para pedagang sangat berharap Pemerintah Kota bisa mengambil langkah jitu untuk mengatasi masalah ini,” tuturnya lagi.

Berkaitan dengan hal tersebut Walikota Manado DR.GS.Vicky Lumentut mengatakan, “Pemkot lewat PD Pasar dan Dinas Kesehatan sudah berupaya keras untuk memulihkan pasar, tapi semuanya kembali pada pedagang kalau ingin pasar kembali ramai dikunjungi pembeli dengan catatan pedagang dan pembeli harus menciptakan kondisi aman dan nyaman dengan mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah dan dinas kesehatan,”ujar Walikota 2 periode ini.

Lanjut Walikota mengatakan dalam waktu dekat ini Pemkot, Dinas Kesehatan dan PD Pasar akan kembali memastikan bahwa pasar Pinasungkulan benar benar bersih dari Covid-19,”tandas Suami tercinta dari Rektor Unima DR Paula Runtuwene.

Ditambahkan Suwuh ” setiap hari kami selalu melakukan survei ke pasar pinasungkulan, memantau perkembangan para pedagang dan juga pembeli, walaupun memang saya mengakui pendapatan pedagang di pasar sudah sangat minim, inilah yang menjadi pekerjaan pokok PD pasar agar para pedagang dapat kembali mendapatkan pendapatan yang maksimal, semoga semua keinginan para pedagang dapat terpenuhi dan bagi pembeli dapat berbelanja di pasar ini, mari kita berbelanja lagi dipasar Pinasungkulan”. harapnya.

Disamping itu Brillian Charles sebagai kepala bagian umum PD pasar juga berharap agar pembeli dan pedagang tetap memakai APD agar semua merasa nyaman dalam bertransaksi”. tutup Ian panggilan sehari-harinya.

(Resa Sky)