Bintangsulut.com – Wasekjen Hanura, Bona Simanjuntak mengatakan pihaknya sudah ‘berdarah-darah’ memenangkan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf di Pilpres 2019 lalu. Namun, Bona menyebut banyak kader Hanura yang kecewa lantaran tidak masuk Kabinet Indonesia Maju alias nol kursi.
“Kami berdarah-darah (di Pilpres), tapi parpol (Hanura) tidak ada kursi (menteri). Dalam perjalanan kami harus berkorban sehingga tak ada lagi kursi di parlemen (DPR RI). Kader belum ikhlas, kami masih menunggu ke depan masih terus bergulir,” kata Bona.
Jokowi bersuara

Presiden Jokowi menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang tidak mendapatkan kursi menteri. Jokowi menyebut dalam demokrasi selalu ada yang terpilih dan tidak terpilih.
“Itulah meritokrasi, ada yang terpilih, ada yang tidak terpilih karena memang melalui sistem seleksi. Jadi saya mohon maaf tidak bisa mengakomodir semuanya karena ruangnya hanya 34,” kata Jokowi.
Jokowi mengaku disodori lebih dari 300 nama calon menteri. Dengan begitu, mantan Wali Kota Solo itu meminta maaf kepada 266 calon menteri yang tak terpilih.
“Nama yang masuk lebih dari 300 orang. Ini pekerjaan yang sangat berat. Yang kecewa berarti lebih dari 266 orang. Artinya yang kecewa pasti lebih banyak dari yang senang (karena terpilih menteri),” tegas Jokowi, (27/10/19)

Tinggalkan Balasan