Bintangsulut.com, SULUT – Upaya penanganan sampah terpadu di Sulawesi Utara terus dimatangkan. Komisi III DPRD Sulut menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulut untuk membahas kesiapan pengoperasian Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Regional Ilo-Ilo, Selasa (21/1/2026).
Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapojos, tersebut turut dihadiri anggota Komisi III, Kepala Dinas PU Sulut beserta jajaran, serta Kepala BPPW Sulut.
Fokus pembahasan meliputi kesiapan teknis dan nonteknis TPA Regional Ilo-Ilo, termasuk sistem pengolahan sampah, kelengkapan infrastruktur, pengelolaan dampak lingkungan, serta pola kerja sama antara pemerintah provinsi, balai, dan pemerintah daerah pengguna.
Berty Kapojos menekankan bahwa keberhasilan pengoperasian TPA regional sangat bergantung pada koordinasi dan sinergi antarinstansi.
“Ini bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga tata kelola. Semua pihak harus bergerak bersama agar TPA Ilo-Ilo bisa beroperasi maksimal dan memberi manfaat nyata bagi daerah,” tegasnya.
Dinas PU dan BPPW Sulut dalam kesempatan itu memaparkan kondisi terkini fasilitas TPA serta rencana tahapan menuju operasional penuh, sekaligus menyampaikan tantangan yang masih perlu diantisipasi.
Komisi III DPRD Sulut pun memberikan sejumlah rekomendasi strategis agar pengoperasian TPA Regional Ilo-Ilo dapat dipercepat tanpa mengabaikan aspek keselamatan, lingkungan, dan keberlanjutan, sehingga mampu menjadi solusi pengelolaan sampah regional di Sulawesi Utara.
(RESA)

Tinggalkan Balasan