BINTANGSULUT.COM – Manado, Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Lynda Watania, MM, M.Si ditegaskan oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Ir. Jullius Jems Tuuk sebagai Kadis hanya suka jabatan tapi tidak mampu melayani Masyarakat.

kadis seperti ini racun bagi Rakyat dan merusak pelayanan Pemerintah ODSK
yang tidak memiliki Integritas dan rasa melindungi kepada Masyarakat apalagi dinas yang bersentuhan langsung dengan kependudukan Warga, ujar Tuuk.

Kepada wartawan media bintangsulut.com melalui sambungan whatsapp sore ini, jam 15:37 wita, selasa 29 November 2022, Jems Tuuk panggilan akrabnya mengatakan ” Linda Watania, hanya suka Jabatan tapi tidak pelayan Masyarakat, Angkat telpon tidak mau, WA tidak dijawab, Gila ini kadis model bagini juga kadis ini merupakan racun bagi Masyarakat, tegas Tuuk.

Lanjut Tuuk ” Saya sudah sampaikan ke Sekretaris Provinsi Steve Kepel, prilaku kadis ini, saya berharap sekprov harus evaluasi sebagai kepala SKPD.

Hal diatas yang diutarakan anggota DPRD Provinsi Ir. Jullius Jems Tuuk, merupakan kekesalan dirinya, disaat angdew ini kehilangan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan ingin bertanya kepada kadis seperti apa prosesnya penggantian KTP Baru, tetapi tidak direspon, bagaimana bila Masyarkat biasa, ungkap Anggota DPRD ini dari Partai PDI-Perjuangan.

” kasian yaaa… Kalau Masyarakat biasa yang nantinya kehilangan KTP, entah berapa lama proses penggantian baru KTPnya, Tuhan selalu mengungkap pejabat-pejabat yang tidak memikirkan Rakyat “. kata Tuuk.

Ditempat terpisah melalui sambungan Whatsapp kepala dinas Lynda Watania menuturkan kepada wartawan bintangsulut.com bahwa dirinya mengaku salah tidak cepat merespon karena nomor anggota DPRD atas nama Bpk Jems Tuuk belum tersimpan, begitu pula, Saya… Lynda Watania kebetulan ada hal penting yang harus diurus dalam keluarga, dan sesuai dengan aturan, kehilangan KTP dapat diproses secara cepat dikabupaten/kota sesuai alamat”. rincih Watania.

” Ya kita katu tu salah nda respon cepat krn nda tasimpan nomor kong pas ada urusan penting .. padahal kalo cuma KTP pe kirim yg lama bole langsung cetak di kab kota sesuai alamat ??”.

Ditambahkan Watania, dirinya juga langsung melaporkan ke Sekprov, kalau dirinya tidak sengaja untuk tidak menjawab telpon dan pesan yang disampaikan anggota dewan terhormat pak Jems Tuuk, memang Saya akui, Saya salah, kata Lynda Watania.

“Ibu so lapor pak sekprov bukan disengaja tapi ada read mar lngsung lia ortu blm sempat balas kalo urus KTP hilang cepat skali cetak baru … tp ya so salah katu ibu no ?”.