Ruas Jalan Minsel-Mitra Putus! Alexander Wattimena dan Tim, Kerja Rodi Dilokasi Longsor Mopolo – Powalutan
BINTANGSULUT.COM – Keluhan masyarakat terkait seringnya terjadi longsor di ruas jalan Mopolo – Powalutan Kecamatan Ranoyapo Minahasa Selatan khususnya di titik Walepongkor, jalan ini juga merupakan jalan penghubung antar dua (2) kabupaten yakni kabupaten Minahasa Selatan dan kabupaten Minahasa Tenggara, mendapat perhatian khusus Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulut Alex Watimena.
Gerak cepat Kadis PUPR ini sekaligus merespon harapan warga desa Mopolo dan Powalutan yang mengeluhkan sering terjadinya longsor di ruas jalan tersebut sehingga menutup akses mobilitas masyarakat yang melewati jalan Provinsi tersebut.
“Saya sudah perintahkan tim langsung menuju lokasi di titik longsor Walepongkor ruas jalan Mopolo – Powalutan untuk dilakukan tindakan perbaikan, bahkan Saya mendesak Tim harus kerja siang malam (Rodi) demi Rakyat yang melintas dijalan tersebut, tidak ada alasan tim saya, untuk tidak bekerja, Saya pantau terus… Saya juga tidak tidur, karena titik longsor di wilayah Sulut banyak, bahkan Saya juga harus berpindah-pindah demi menjawab keluhan warga ” tandas Watimena singkat saat dihubungi wartawan melalui sambungan What App (4/3/22).
Sementara proses evakuasi material longsor ikut dikawal Hukum Tua Mopolo Femmy Ering yang berada di lokasi sejak pukul 1.30 Sabtu (5/3) dinihari tadi.
Sebelumya juga camat Ranoyapo Franklin Mokoagow sangat intens melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bahkan ke Provinsi melalui Dinas PUPR guna mengatasi longsor yang menutupi ruas jalan tersebut.
” Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bapak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Bapak Steven Kandow bahkan juga Bapak Bupati Frangky Donny Wongkar dan Wakil Bupati Bapak Petra Rembang serta Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulut yang begitu cepat merespon musibah tanah longsor yang ada di wilayah kecamatan Ranoyapo, ” ucap Mokoagow didampingi Hukumtua Femmy Ering.
Disisi lain Hukum Tua Femmy Ering menghimbau seluruh masyarakat Desa Mopolo selalu waspada dengan curah hujan yang cukup lebat selang beberapa hari terakhir ini.
” Mengingat cuaca ekstrim hujan, angin dan petir yang masih terjadi sampai saat ini maka dihimbau kepada masyarakat Desa Mopolo yang tinggal atau beraktivitas di lokasi rawan longsor atau banjir agar terus waspada dan menghindar ke tempat yang aman pada saat hujan lebat, sambil tetap berdoa mohon perlindungan Tuhan, ” imbuhnya.
(Resa Sky)



Tinggalkan Balasan