BINTANGSULUT.COM  – Penanganan tanah longsor yang menutupi ruas jalan utama Kota Manado tepatnya di Kelurahan Kairagi dipantau langsung Sekretaris Provinsi Sulut Asiano Gemmy Kawatu bersama Kepala Dinas PUPR Sulut Alexander Wattimena, Kepala BPBD Joy Oroh serta TNi.

Perhatian Pemerintah Provinsi Sulut ini dibuktikan dengan mengerahkan semua upaya dan tenaga yang ada agar ruas jalan yang merupakan akses menuju Bandara Sam Ratulangi ini bisa kembali berjalan normal.

Kepala Dinas PUPR Alexander Wattimena yang mendampingi Sekprov saat memantau proses evakuasi material tanah maupun pohon di lokasi tersebut mengungkapkan, saat ini proses pembersihan jalan sementara berlangsung dan diperkirakan akan tuntas tengah malam nanti.

“Pada kesempatan ini kami bisa melaporkan kepada bapak Gubernur dan Wakil Gubernur serta seluruh masyarakat
dimana kami sementara melakukan penanganan pembersihan longsor di ruas badan jalan tersebut.” ujar Kadis Wattimena.

Meski diakuinya ruas jalan ini adalah kewenangan BPJN karena merupakan jalan Nasional, namun Pemerintah Provinsi tidak melihat ini kewenangan siapa, tapi semata – mata merupakan tanggung jawab bersama.

” Kami juga dibantu teman teman dari BPBD Sulut, juga dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut yang ada di daerah sekitar dimana terjadinya kejadian tanah longsor ini, ” tandasnya.

” Atas petunjuk pak Sekprov bahwa kita harus membuka jalan ini sampai tuntas dan diperkirakan selesai sampai pukul 12.00 atau pukul 1.00 dini hari sebentar. ” tambahnya.

Ia berharap masyarakat dapat bersabar karena penanganan longsor tersebut dinilai cukup beresiko.

” Apalagi penanganannya di malam hari dan sampai saat ini masih terjadi hujan gerimis,
saya juga memohon maaf karena kejadian ini bukan disengaja, tidak ada unsur kesengajaan sama sekali namun kami butuh topangan dan doa dari seluruh masyarakat sehingga semuanya ini bisa berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama, ” pungkas Wattimena.

Bencana tanah longsor ini memakan korban, satu meninggal ditempat dan satu lainya korban luka luka.

(Resa Sky)