bintangsulut.com – Sulawesiutara, Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri Memecat Ir. Jullius Jems Tuuk dari partai PDI Perjuangan Setelah diangkat Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE sebagai Tim Khusus Gubernur.

Hal ini tertuang dalam SK Pemecatan nomor 102/KPTS/DPP/VIII/2026. Tertanggal penetapan 19 agustus 2026.
Saat dimintai keterangan kepada Ir. Jems Tuuk senin 31 agustus 2026 mengatakan, Mantan Presiden RI ke 7 Bapak Joko Widodo (Jokowi) pun dipecat dalam keanggotan apalagi Saya, yang terpenting saat menjadi anggota partai dan menjalankan amanah Rakyat Sulut selama sepuluh (10) tahun, Saya tidak perna melakukan tindakan mempermalukan partai, bahkan sebaliknya selama menjadi anggota Parlemen, Saya didaulat teman teman pers di DPRD Sulut, menjadi anggota dewan terbaik selama beberapa tahun.

Saya juga tidak perna melakukan permainan projek di dinas dinas. Bagiku, kerja sebagai anggota dewan merupakan sumpah dan janji dalam diri dan jiwaku hanya mengabdi bagi Rakyat, bukan kepentingan Pribadi.
Saya juga berjanji atas nama Tuhan dan Agama Saya, bukan atas nama Partai, Walaupun selama saya berada di partai PDI-P, Saya selalu mengikuti arahan partai, dan tidak perna membangkang.
Lanjut JJT panggilan akrabnya juga mengatakan keterkaitan dengan dipilihnya masuk dalam Timsus Gubernur, Sudah sangat jelas pekerjaan kami sesuai arahan pak Gubernur, demi kepentingan Rakyat Provinsi Sulawesi Utara tidak ada keterkaitan partai.
Tuuk juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada ibu ketua umum Megawati dan Bendum DPP, juga ketua DPD I, PDI-Perjuangan Sulawesi Utara, Bapak Olly Dondokambey yang pernah memberikan kepercayaan untuk mencalonkan diri anggota parlemen dan menjadi anggota Sah selama sepuluh tahun (10) DPRD Provinsi.
Hal baik pasti saya apresiasi, bersama PDI Perjuangan kami telah membangun kerja nyata di tanah Sulawesi Utara, maka sepatutnya Saya Jems Tuuk menyampaikan banyak banyak terima kasih atas kepercayaan ibu Ketum dan Pak Ketua Olly Dondokambey, Sehat selalu kedua tokoh besar Indonesia kita ini, Salut dan banggah boleh bersama selama 39 tahun di tubuh PDI dan PDI Perjuangan sampai sejauh ini, tutup Jems Tuuk.

Tinggalkan Balasan