Amurang,BINTANGSULUT.COM – Konsisten sebagai wakil Rakyat di DPR-RI, memberi laporan dan menyerap aspirasi dari konstituen adalah pekerjaan pokok dari anggota parlemen, begitu pula mengedukasi dan memberi bantuan hal paling penting.

Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene SE secara marathon melakukan turun kedaerah pemilihan, tepatnya di Desa Pakuweru dan desa Pakuure kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan guna melaksanakan kegiatan sosialisasi dan memberi bantuan kamis (15/10).

Desa Pakuure Runtuwene memberikan dan pribadi untuk pembangunan rumah ibadah sedangkan Didesa Pakuweru melakukan sosialisasi obat dan makanan.

Kunjungan ke warga desa pakuweru ditempat kediaman Lady Monalisa Langi, FER bersama Kepala Balai Besar POM di Manado Dra. Sandra M.P Linthin, Apt, M.Kes melaksanakan kegiatan sosialisasi guna memberikan informasi kepada warga menyangkut cara-cara yang tepat pengecekan obat, makanan, kosmetik dan lainnya, tujuannya agar masyarakat dapat dengan teliti mengkonsumsi maupun memakai produk dengan baik.

Dalam sosialisasi tersebut juga, FER tetap mengedepankan protokol covid-19 guna pencegahan penyebaran virus ini.

Sementara itu Dihadapan ratusan warga, Felly Estelita Runtuwene menyampaikan, “Ketika kita akan belanja ingat cek KLIK selalu agar terlindungi dari obat dan makanan Ilegal, cek KLIK yaitu cek Kemasan, jangan beli produk dengan kemasan yang telah rusak atau peyot meski sedikit, cek Label baca dahulu Label berisi informasi produk sebelum dibeli, cek Izin edar apakah produk tersebut sudah terdaftar apa belum dan yang terakhir cek kadaluarsa, “jangan beli atau konsumsi obat dan makanan yang telah kedaluarsa,”ujar Felly Runtuwene.

Mantan anggota DPRD Sulut ini juga menyampaikan, “saat ini sudah tersedia aplikasi CEK BPOM yang dapat diunduh dan digunakan pada HP Android. Jadi bisa cek Izin Edar obat dan makanan dimana saja,”tambahnya.

Disisi lain, Kepala Balai Besar POM di Manado Dra. Sandra M.P Linthin, Apt., M.Kes pada warga menyampai produk-produk obat dan makanan yang tidak aman dikonsumsi serta bahayanya jika tetap dikonsumsi. Selain itu Kepala Balai Besar POM di Manado ini menyampaikan masih banyaknya ditemukan Herbal yang mengandung Bahan Kimia Obat, Kosmetik terutama Krim Pemutih yang menggunakan merkuri serta maraknya penyalahgunaan obat-obatan tertentu terutama di Kota Manado.

“Produk-produk tersebut merupakan hasil temuan Balai Besar POM di Manado yang telah melalui pengujian di laboratorium, “ujar Ibu Sandra.

Menutup kegiatan tersebut, Felly mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 dengan melakukan 3M yaitu selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga Jarak dan menjauhi kerumunan.

Pada awak media usai reses, Keke Minahasa pertama yang menjadi kebanggaan masyarakat Minsel dan Sulawesi Utara yang menjabat sebagai Ketua Komisi IX DPR-RI ini mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari tupoksinya untuk menjaring aspirasi warga SulawesI Utara dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR-RI.

“Jadi ini adalah bagian dari Tupoksi sebagai saya anggota DPR RI untuk menjaring aspirasi warga selain itu bersama dengan Balai Besar POM di Manado kami mensosialisasikan bagaimana cara membeli produk obat dan makanan dengan aman agar tidak salah dalam mengkomsusinya,” pungkas Felly.

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minsel Paul Runtuwene dan Anggota DPRD Minsel Lady Langie.

(Resa Sky)