Pembangunan Jalan Lingkar Amurang Tak Terealisasi Hingga Saat Ini

BINTANGSULUT.COM –AmurangĀ – Mantan Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan Ivan Rumokoy kepada awak media mengatakan Jalan Lingkar Amurang-Tumpaan sampai saat ini tidak terealisasi, Saya mengingatkan kepada bupati Frangky Wongkar dan wakil bupati agar dapat melakukan langkah pasti dan pembuktian bagi warga Amurang Raya dan Tumpaan.

Mari kita lakukan langkah pasti demi rakyat Minsel, pembangunan infrastruktur adalah hal penting agar semua bisa terkoneksi, saya tantang bupati dan wakil bupati, agar ruas jalan lingkar ini bisa jadi nyata dipemerintahan Frangky Wongkar, kata Rumokoy.

 

Pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu langka tepat dalam meningkatkan sektor ekonomi disuatu daerah. Selain juga membantu meningkatkan perputaran perekonomian, infrastruktur juga bisa memperlancar dan mempermudah segala aktivitas masyarakat.

Rencana Pembangunan Jalan lingkar di Amurang kabupaten Minahasa Selatan, provinsi Sulawesi utara ternyata pernah dimasukan dalam program jangka panjang Pemerintah kabupaten Minahasa Selatan pada periode Bupati Ramoy Markus Luntungan (RML), dan Pembangunan jalan lingkar tersebut rencananya akan di bangun dari desa Kapitu sampai desa Matani tumpaan.

Ungkap tokoh masyarakat Minsel Ivan J. Rumokoy pada awak media di Villa dan restoran Shiera Amurang, pada Jumat (27/05).

“Pada saat pembahasan pembangunan jangka panjang disaman bupati Ramoy Markus Luntungan (RML), itu sempat dibiayai tentang jalan lingkar, dimana jalan lingkar itu sudah terprogram, Bahkan dari PU pusat sudah datang dan membantu untuk menggambar jalan.” Ungkap Rumokoy sambil mengatakan bahwasannya hal itu ia ketahui sejak dirinya masih menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan.

“Jalan lingkar ini dari desa kapitu sampai keluar ke desa matani tumpaan, dan itu sebenarnya sudah menjadi rencana pembangunan jangka panjang. Namun, hingga saat ini sudah tidak terdengar lagi.” Lanjutnya.

Adapun harapannya agar program tersebut tetap diadakan, karena mengingatkan kepadatan penduduk masyarakat amurang setiap tahunnya semakin bertumbuh.

“Kami sebagai masyarakat berharap itu diadakan, karena perkembangan dari kota Amurang ini dari tahun ke tahun bertambah, dengan kepadatan penduduk yang ada, sewajarnya pemerintah provinsi, pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten melakukan revitalisasi di kota Amurang karena berdasarkan kepadatan penduduk yang ada.” Tutur Mantan anggota DPRD Minsel itu.

Hal lain yang bisa menjadi kelebihan dari pembangunan jalan lingkar amurang itu sendiri ialah mampu mengurangi terjadinya kemacetan di kota amurang.

“Untuk menjaga perkembangan di Kota Amurang yang begitu kuat, termasuk penyebaran penduduk di kota amurang. Sewajarnya pemerintah provinsi memikirkan jalan lingkar di amurang. Jika jalan lingkar itu ada, berarti penyebaran penduduk itu akan melebar dan Tidak terfokus pada kota Amurang.” Tutupnya.

(Resa Sky)