Bintangsulut.com, SULUT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Sulawesi Utara mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk memperkuat pembinaan terhadap desa-desa di Sulawesi Utara agar mampu berkembang menjadi desa mandiri.

Dorongan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter saat rapat dengar pendapat antara Komisi I DPRD Sulut bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulawesi Utara, Selasa (19/5/2026), di ruang rapat Komisi I DPRD Sulut.

Dalam rapat tersebut, Royke Anter menekankan pentingnya pemerintah daerah mulai menyiapkan desa percontohan atau pilot project desa mandiri setelah pelaksanaan pemilihan kepala desa.

“Kami memberikan masukan kepada ibu, alangkah baiknya kalau tahun ini belum, sekarang kepala desa baru mau pemilihan. Ketika sudah terpilih, tolong cari satu dua desa bisa jadi pilot project menjadi desa mandiri,” ujar Anter.

Ia mengatakan, sejumlah desa di Pulau Jawa telah berhasil menjadi desa mandiri dengan memanfaatkan potensi wilayah masing-masing sebagai sumber pendapatan desa. Bahkan, beberapa di antaranya viral karena mampu membangun daerahnya secara mandiri tanpa terlalu bergantung pada bantuan pemerintah pusat.

“Seperti yang di Jawa Tengah ada kepala desa viral, desanya jadi desa mandiri dengan hasil yang ada di wilayah mereka. Mereka bisa mengolah sehingga menjadikan desa mandiri,” katanya.

Menurut Anter, konsep desa mandiri sangat penting diterapkan di Sulawesi Utara agar desa-desa memiliki kekuatan ekonomi sendiri serta mampu membiayai pembangunan secara bertahap melalui pengelolaan potensi lokal.

“Ketika menjadi desa mandiri maka mereka tidak terlalu berharap lagi dengan bantuan pemerintah pusat atau pemerintah provinsi,” tambahnya.

Ia optimistis Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulawesi Utara mampu mencari dan membina desa-desa potensial untuk dikembangkan menjadi desa mandiri yang bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Sulut.

“Saya kira ibu mampu mencari desa yang mandiri untuk dibina. Agar Sulut ada desa yang bisa mereka katakan lagi top, pembangunan jalan mereka bisa anggarkan sendiri,” tuturnya.

Royke juga menegaskan bahwa DPRD Sulut siap mendukung program-program DPMD melalui koordinasi dan pengawasan agar penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.

“DPRD sebagai mitra kerja Dinas PMD akan terus berkoordinasi supaya program yang ditetapkan bisa berjalan sukses. Kami bangga tentu anggaran yang diberikan digunakan dengan tepat sasaran,” pungkasnya.

(resa)