Bintangsulut.com – Amerika, Tiap hari bersumpah tapi tiap hari tewas.
Ini iran taunya hanya nyumpahin aja seperti kadrun 🤣Daftar 16 Petinggi Teheran yang Dihabisi AS-Israel, Dari Pemimpin Tertinggi Hingga Arsitek Perang! Dunia gempar! Kekuatan militer dan politik Iran kini berada di titik nadir setelah “badai” serangan udara Amerika Serikat dan Israel berhasil memutus urat nadi kepemimpinan Teheran.
Sejak perang pecah pada 28 Februari 2026, setidaknya 16 petinggi level atas telah tewas secara beruntun.
Terbaru, sang diplomat ulung dan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Ali Larijani, menyusul daftar panjang “martir” Iran setelah dirudal Israel pada Selasa (17/3).
Kematian Larijani seolah menjadi paku terakhir di peti mati strategi pertahanan Iran yang kini kehilangan otak operasionalnya! Daftar “Mengerikan” Petinggi Iran yang Tewas Dihabisi:
Ali Khamenei (Pemimpin Tertinggi) – Tewas di kompleks Teheran (28 Feb).
Ali Shamkhani (Sekretaris Dewan Pertahanan).
Mohammad Pakpour (Komandan IRGC).
Abdolrahim Mousavi (Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata).
Aziz Nasirzadeh (Menteri Pertahanan).
Majid Ebn-e-Reza – Nasib tragis, tewas hanya sehari setelah menjabat Menhan baru! (3 Maret).
Ali Larijani – Tokoh kunci strategi keamanan (17 Maret).
Gholamreza Soleimani – Komandan Pasukan Paramiliter Basij (17 Maret).
Mohammad Shirazi – Kepala Kantor Militer Pemimpin Tertinggi, tewas dalam serangan langsung di pusat komando (28 Feb).
Hossein Jabal Amelian – Ketua Organisasi Inovasi & Riset Pertahanan (SPND), otak di balik teknologi nuklir Iran (28 Feb).
Reza Mozaffari Nia – Mantan Ketua SPND, tewas dalam operasi pembersihan elit riset pertahanan (28 Feb).
Mohsen Darrebaghi – Deputi Logistik & Dukungan Staf Umum, melumpuhkan jalur suplai militer Iran (28 Feb).
Gholamreza Rezaian – Komandan Organisasi Intelijen Kepolisian, mata dan telinga rezim yang kini telah buta (28 Feb).
Bahram Hosseini Motlagh – Kepala Perencanaan Operasi Staf Umum, arsitek lapangan yang tewas sebelum sempat bermanuver (28 Feb).
Mohammad Baseri – Pejabat Senior Kementerian Intelijen, tewas dalam operasi senyap pembersihan agen rahasia (28 Feb).
Saleh Asadi – Kepala Direktorat Intelijen Markas Pusat Khatam-al Anbiya, benteng intelijen terakhir yang runtuh (28 Feb).
Bukan hanya di Teheran, rudal Israel-AS juga mengejar hingga ke Lebanon, menewaskan komandan Pasukan Quds, Daoud Ali Zadeh.
Bayangkan, dalam waktu kurang dari satu bulan, struktur komando militer yang dibangun puluhan tahun hancur berkeping-keping! 😱Pertanyaan besarnya: Apakah Iran masih punya nyali untuk membalas ketika seluruh kepalanya sudah dipenggal? Ataukah ini akhir dari era Republik Islam di bawah kepemimpinan garis keras?Situasi makin mencekam.

Tinggalkan Balasan