Manado, BINTANGSULUT.COM – Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar meresmikan media center, call center 081143300300 dan SMS Gateway Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (21/8/2020).
Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyambut baik peresmian Media Center, Call Center dan SMS Gate Away Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara oleh Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar di Kantor Bawaslu Sulut, pagi tadi.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey Sambut Baik…
“Kiranya Media Center, Call Center dan SMS Gate Away yang diresmikan hari ini akan semakin mengoptimalkan peran Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara dalam proses penyelenggaraan Pemilihan Umum di daerah ini, khususnya penyelengaraan Pilkada Serentak 09 Desember 2020 nanti,” kata Gubernur Olly dalam sambutan yang diwakili Fery Jones Sangian, Staf Ahli Gubernur Sulut.
Media Center, Call Center dan SMS Gate Away Bawaslu Sulut ini, diharapkan mampu menjadi pusat informasi dan komunikasi pengawas Pemilu dengan masyarakat secara luas.
“Pusat layanan ini harus mampu menjadi media penyambung pengawas dengan masyarakat agar supaya selalu terjalin rasa keakraban dan kebersamaan dalam mengawal dan menyukseskan proses Pemilihan Kepala Daerah di Provinsi Sulawesi Utara,” kata Sangian.
Dijelaskan, seiring dengan ditetapkannya pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 pada tanggal 9 Desember, maka tentunya kesiapan Penyelenggara Pilkada bersama segenap instansi dan unsur terkait di dalamnya dituntut ekstra kerja keras. Sehingga pemantapan-pemantapan harus dilakukan dalam persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.
“Kita terus bersinergi untuk pelaksanaan Pilkada Serentak di tengah pandemi Covid-19. Mari kita sukseskan bersama Pilkada Serentak 09 Desember 2020. Kita pastikan Pilkada Serentak di Sulawesi Utara, aman Covid-19, berlangsung Iancar, damai dan demokratis,” tutup Sangian.
Hadir dalam peresmian tersebut, Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar, Komisioner Bawaslu Sulut dan jajaran, Komisi I DPRD Sulut Vonny Paat, Sekot Manado Mickler Lakat, perwakilan unsur Forkopimda, Kepala BNN Sulut Brigjen Pol Victor Jefri Lasut dan komisioner Bawaslu Kabupaten dan Kota serta sejumlah undangan dan tentunya para jurnalis liputan Bawaslu.
perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sulawesi Utara, membuat informasi terkait tahapan-tahapan Pilkada menjadi sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat. Menyadari hal tersebut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut meluncurkan Media Center, Call Center, dan SMS Gate Away Bawaslu Sulut, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mencari informasi ataupun memberikan aduan terhadap temuan pelanggaran pemilu secara langsung.
Ketua Bawaslu Provinsi Sulut Herwyn Malonda Harapkan…
Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda berharap dengan peran aktif media dalam penyampaian informasi dapat membantu dalam meminimalisir pelanggaran dalam pelaksanaan pilkada yang bermartabat ini.
“Di masa pandemi seperti saat ini kita berharap pelaksanaan Pilkada bisa berlangsung secara sehat,” ujar Malonda.
Selain itu, penerapan protokol kesehatan yang harus diterapkan serta melibatkan publik untuk terlibat dalam pengawasan yang partisipatif.
“Bantuan teman-teman media terkait dua hal yakni penyampaian informasi dan pencegahan pelanggaran terkait data pengawasan, termasuk data pelanggaran yang sudah diselesaikan,” pungkas Malonda.
Supriyadi Pengellu
Ditempat yang sama Supriyadi Pangellu, Kordiv Hukum, Humas, Informasi dan Data Bawaslu Sulut menyebutkan masyarakat dapat memperoleh informasi atau juga memberikan aduan terkait temuan pelanggaran pemilu melalui layanan Call Center yang disediakan oleh Bawaslu. “Harapan kami call center ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dalam memperoleh informasi, membagikan informasi, termasuk juga memberikan informasi terkait dugaan pelanggaran dan potensi pelanggaran yang ada,” ujar Supriyadi, hari ini.
Dikatakan Supriyadi, call center ini nantinya akan menginformasikan banyak hal seperti tahapan-tahapan pilkada hingga bagaimana memutus mata rantai penyebaran covid-19 di saat Pilkada. “Ada banyak pesan-pesan nanti, seperti bagaimana memutus mata rantai penyebaran covid-19 saat Pilkada, tahapan Pilkada, juga tentunya mengajak masyarakat dalam pengawasan partisipatif terkait penyelenggaraan Pilkada,” jelas dia.
Call center ini akan beroprasi selama jam kerja, yaitu dimulai jam 08.00 hingga pukul 16.00 WITA.
Kenly Poluan Beberkan data…
Anggota Bawaslu Sulut Kenly Poluan mengatakan, jumlah kami kan banyak (81.106) itu hasil pengawasan selama hampir satu bulan dari 15 Juli – 13 Agustus 2020.
“Jadi, 81.106 sebenarnya elemen data pemilih bermasalah, kami telah sampaikan ke KPU bisa saja itu masalahnya di DP4. Tetapi, kalau itu ada masalah di DP4 harusnya ada sinkronisasi yang kuat disitu terkait A-KWK karena A-KWK itu hasil sinkronisasi bukan saja namanya tapi juga terkait elemen data di A-KWK, yang basisnya di DP4 dan DPT terakhir,” ujar Poluan, kepada SINDOMANADO.COM, Jumat (21/8/2020).
Diketahui, sebelumnya, KPU Provinsi Sulut meminta kepada Bawaslu untuk menyerahkan by name by address terhadap temuan hasil pengawasan tahapan coklit agar bisa ditindaklanjuti. Namun, Bawaslu Sulut belum memberikannya.


Tinggalkan Balasan