Bintangsulut.com, SULAWESI UTARA – Gubernur Yulius Selvanus memimpin apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pasca libur dan cuti bersama Idul Fitri 2026, Senin (30/03/2026).
Kegiatan yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur tersebut menjadi momentum penting untuk mengembalikan ritme kerja aparatur sekaligus memperkuat komitmen pelayanan publik.
Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan pentingnya loyalitas, integritas, serta kekompakan seluruh ASN dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ia meminta seluruh jajaran untuk bekerja dalam satu komando dan seirama dengan kebijakan pimpinan demi terciptanya pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
“Saya mau kita kompak dalam kebenaran, kompak dalam pelayanan. Kita satu komando. Jika Gubernurnya A, maka semua harus A,” tegasnya di hadapan ribuan ASN.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya etika komunikasi bagi setiap aparatur negara. Menurutnya, setiap ucapan dan tindakan ASN saat ini berada dalam pengawasan publik, termasuk media.
“Jaga ucapan. Kita ini pejabat negara, semua gerak-gerik diperhatikan. Berpikir dan bertindaklah secara positif,” ujarnya.
Selain itu, Gubernur menginstruksikan Dinas Kominfo Sulawesi Utara untuk lebih aktif mempublikasikan berbagai program dan kegiatan pemerintah kepada masyarakat.
Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk transparansi sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap kinerja ASN.
“Apa yang kita kerjakan harus diketahui masyarakat. Jangan sampai ada anggapan ASN tidak bekerja,” katanya.
Menutup arahannya, Gubernur Yulius Selvanus juga menyinggung penerapan sistem Work From Home (WFH) yang akan diberlakukan dua kali dalam seminggu dengan kapasitas 50 persen.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah tambahan waktu libur, melainkan bagian dari sistem kerja yang tetap menuntut tanggung jawab penuh.
“WFH itu tetap bekerja dari rumah, bukan cuti. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu,” tegasnya.
Usai apel, seluruh ASN langsung kembali ke unit kerja masing-masing untuk melanjutkan tugas pelayanan publik secara optimal.
(Resa)

Tinggalkan Balasan