BINTANGSULUT.COM – Reses atau Masa Reses adalah masa di mana DPRD melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPRD, Misalnya untuk melakukan kunjungan kerja, baik yang dilakukan anggota secara perseorangan maupun secara berkelompok didaerah pemilihan masing-masing.

Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Asmara)

Masa Reses anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara pertama (I) tahun 2021, sementara dilakukan oleh 45 anggota, anggota DPRD yang juga sekretaris komisi empat Ir. Jullius jems Tuuk dari daerah pemilihan Bolaang Mongondow Raya, Tuuk melakukan masa reses didua desa, Desa Mekaruo dan desa Modomang kecamatan Dumoga, kabupaten Bolaang Mongondow.

Reses ini dilakukan pada tanggal 7 april didesa Mekaruo dan tanggal 8 april desa Modomang.

Sangadi desa Mekaruo Ricky Temo menerima langsung tim reses dikediamanya,  dua puluhan warga yang telah menunggu langsung melakukan dialog dengan anggota DPRD Ir. Jullius Jems Tuuk,
Aspirasi yang dikemukkan warga  langsung direspon.

Aspirasi yang dikemukakan warga yakni

– Warga meminta Desa  Mekaruo menjadi Desa wisata
– Dihotmix/pengaspalan jalan penghubung antar desa, akses jalan kesehatan dan akses ke sekolah
– Pembuatan Jembatan akses ke sawah
– Permohonan bantuan usaha mikro kepada para peternak.
– Pembuatan jalan paving blok didesa.

– dan Penerangan jalan Desa

Staf Pendamping dari sekretariat DPRD yaitu Linda Polii dan Ricko Kombongkila.

Sedangkan tim Monitoring kabag keuangan Dammy Tendean, Ricky Kaligis dan Rizal putra.

Sedangkan di desa Modomang diterima langsung oleh Sangadi Refky Karawaan, ketua LPM dan kepala-kepala dusun.

Aspirasi yang terjaring sebagai berikut
– Penerangan jalan
– Pavin block
– BSPS Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Pemerintah desa mengusulkan 50 unit BSPS bagi warganya.

Dihadapan warga didua desa tersebut Ir. Jems Tuuk meminta agar pemerintah desa membuat proposal sehingga aspirasi dapat diperjuangkan ditingkat provinsi dan bila, itu ranahnya tingkat kabupaten Tuuk akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten”. kata Tuuk.

Ditambahkan Tuuk Saya juga berkewajiban untuk melaporkan kinerja saya kepada warga sebagai perpanjangan tangan untuk menampung dan bagaimana bisa mengeksekusi aspirasi itu.

” selama saya sebagai wakil bapak-ibu diparlemen, saya telah melakukan tugas dengan baik, hal ini saya ungkapkan karena saya bekerja bukan semata-mata janji kosong tapi faktanya saya telah berbuat, Saya harapkan bapak-ibu selalu bantu Doa agar Saya selalu sehat dan fokus bagi kedaulatan Rakyat “. tutur pemegang penghargaan FORWARD AWARD Anggota DPRD TERHEBAT Sulut ini.

(Resa Sky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here