IMG-20200403-WA0064

BINTANGSULUT.COM – Meningkatnya penderita Positif virus corona di Sulut lebih khusus di kota Manado yang merupakan ibu kota provinsi, walikota Manado GSV Lumentut melakukan kebijakan untuk memperketat aktifitas warga masuk dan keluar agar penanganan Covid 19 ini dapat berjalan dengan baik dan terukur.

dikarenakan Juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dr Steaven Dandel kembali mengumumkan perkembangan Penyelidikan epidemiologi (PE) Perkembangan kasus coronavirus disease 2019 (COVID-19) di Sulawesi Utara. Per 26 Mei 2020 Sulawesi Utara kembali ketambahan 25 kasus baru pasien positif corona.

“Masyarakat Sulawesi Utara yang kami cintai. Malam ini akan kami sampaikan laporan dan data-data PE per 26 Mei 2020. Hari ini kita ketambahan 25 kasus baru pasien positif corona,” ujar Dande, Selasa (26/5/2020) malam.

Jumlah kasus pasien positif corona di Sulawesi Utara total ada 264, Sembuh 36 orang dan meninggal dunia 29 orang dan sedang dirawat 199 orang.

Berikut detail 25 kasus baru pasien corona di Sulawesi Utara:

Pasien 240: Berjenis kelamin Perempuan, umur 48 tahun, asal Manado, PDP yang dirawat di salah satu Rumah Sakit yang ada di Sulawesi Utara.

Pasien 241: Perempuan, umur 60 tahun, asal Manado. Sudah meninggal dunia 25 Mei 2020 komorbid TB Paru.

Pasien 242: Laki-laki, umur 75 tahun asal Manado. Sudah meninggal dunia pada 18 Mei 2020 dengan komorbid Diabetes Melitu (DM).

Pasien 243: Laki-laki, umur 80 tahun, asal Manado.

Pasien 244: Perempuan, umur 46 tahun. Sudah meninggal dunia pada tanggal 15 Mei 2020. Yang bersangkutan merupakan bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan.

Pasien 245: Perempuan, umur 62 tahun, asal Manado. Yang bersangkutan sudah meninggal dunia pada 15 Mei 2020, hasil swabnya baru keluar hari ini.

Pasien 246: Laki-laki, umur 63 tahun, asal Manado. Dari hasil tracing, yang bersangkutan terkoneksi juga dengan klaster Pasar Pinasungkulan.

Pasien 247: Laki-laki, umur 62 tahun, asal Manado. Sebelumnya yang bersangkutan adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di salah satu Rumah Sakit di Sulawesi Utara.

Pasien 248: Perempuan. umur 36 tahun, asal Kabupaten Bolaang Mongondow. Yang bersangkutan adalah pelaku perjalanan luar Manado yakni dari Jakarta.

Pasien 249: Laki-laki, umur 50 tahun, asal Manado. Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dari kasus 60.

Pasien 250: laki-laki, umur 21 tahun, asal Manado. Yang bersangkutan sebelumnya adalah PDP.

Pasien 251: Laki-laki, umur 42 tahun, asal Kabupaten Minahasa. Yang bersangkutan sebelumnya adalah PDP.

Pasien 252: Laki-laki, umur 34 tahun, asal Manado. Yang bersangkutan sebelumnya adalah ODP dan dilakukan swab, ternyata hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19.

Pasien 253: Laki-laki, umur 2 tahun, asal Manado

Pasien 254: Laki-laki, umur 71 tahun asal Manado

Pasien 255: Laki-laki, umur 37 tahun, asal Kabupaten Minahasa.

Pasien 256: Laki-laki, umur 56, asal Manado. Sudah meninggal dunia 14 Mei 2020.

Pasien 257: Perempuan, umur 63 tahun, asal Tomohon

Pasien 258: Laki-laki, umur 40, asal Tomohon. Yang bersangkutan sudah meninggal dunia 24 Mei 2020.

Pasien 259: Perempuan, umur 53 Tahun, asal Manado.

Pasien 260: Laki-laki, umur 35 tahun, domisili sementara di verifikasi, tetapi berKTP di Kabupaten Minahasa Utara.

Pasien 261: Laki-laki, umur 53 tahun, asal Manado.

Pasien 262: Laki-laki, umur 70 tahun, asal Kabupaten Minahasa Selatan.

Pasien 263: Laki-laki, umur 53 tahun, asal Manado.

Pasien 264: Laki-laki, umur 56 tahun, asal luar wilayah Sulawesi Utara yakni di Provinsi Sulawesi Selatan. Yang bersangkutan sebelumnya adalah PDP di Rumah Sakit di Sulawesi Utara kemudian dinaikan status menjadi pasien terkonfirmasi positif COVID-19 setelah dilakukan swab.

Walikota Perketat dengan Syarat ini…

Pemerintah kota (Pemkot) Manado mengeluarkan tiga syarat penting bagi masyarakat yang ingin mengunjungi kota Manado.

Hal ini di sampaikan Walikota, Dr. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, dalam rapat melalui video conference (Vicon) bersama dengan Forkopimda Kota Manado, sehubungan dengan percepatan penanganan wabah pandemi COVID-19 di ibukota Provinsi Sulawesi Utara ini, Selasa (26/5/2020).

Ditegaskan Wali kota, dalam rapat tersebut, diputuskan beberapa hal terkait pengawasan orang masuk keluar Manado, yakni:

Pengukuran suhu tubuh bagi setiap orang masuk oleh petugas di pos kontrol kesehatan.
Wajib setiap orang yang masuk kota Manado menggunakan masker.
Untuk kendaraan dibatasi jumlah penumpangnya 50 persen dari kapasitas jumlah tempat duduk.
“Hasil rapat via Vicon bersama Forkopimda, disepakati tiga point diatas, diantaranya, pengukuran suhu tubuh, apabila ada yang suhunya diatas 38°C, maka petugas langsung akan mengarahkan dan mengantar ke Puskemas atau ke Rumah Sakit terdekat. Wajib pakai masker apabila masuk Manado, dan untuk batasan jumlah penumpang kendaraan 50 % dari kapasitas kendaraan yang tersedia,” ujar Wali Kota Vicky Lumentut.

Selanjutnya Wali Kota dua periode ini mengatakan, untuk efektifnya pemberlakuan pemeriksaan orang masuk keluar Manado ini, mulai berlaku pada Jumat 29 Mei.

Maka dua hari ini yaitu 27-28 Mei 2020, akan dilakukan sosialisasi sambil menyiapkan pos kontrol kesehatan di pintu masuk kota Manado,” ujar Vicky Lumentut.

Selain itu, tak lupa Wali kota yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kota Manado mengingatkan agar masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, pola hidup sehat dan bersih, tetap pakai masker, hindari kerumunan orang, rajin cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir, olahraga secukupnya.

Hadir mengikuti rapat tersebut, Wakil Walikota, Mor D. Bastiaan, SE, Sekretaris Daerah Kota Manado, Micler CS Lakat, SH, MH, Asisten I Setda Kota Manado, Drs Heri Saptono, Kadis Kesehatan Kota Manado, dr. Ivan Marthin, Kaban BPBD Kota Manado, Donald Sambuaga, M.Si, Kasat Pol-PP Kota Manado, Johanis Waworuntu, Kakan Kesbang Kota Manado, Hanny Solang, Kabag Hukum Kota Manado, Yanti Putri, SH, MH, Kabag Pem-Humas Kota Manado, Drs Sonny M. Takumansang, M.Si, serta para Camat di Kota Manado.

(Resa Sky)

IMG-20200403-WA0064

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here