BINTANGSULUT.COM – Jakarta,- Pro dan kontra dari masyarakat terkait pemeriksaan massal covid-19 yang akan dilakukan oleh anggota DPR RI bersama keluarga, langsung mendapat respon dari Komisi IX DPR RI.

Felly E. Runtuwene, SE selaku Ketua Komisi IX DPR RI mengungkapkan bahwa dalam rapat virtual Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada hari selasa (24/02).

“Kami merekomendasikan bahwa mass rapid test covid-19 harus di prioritaskan kepada tenaga medis, tenaga kesehatan, relawan kesehatan serta tenaga non medis yang menjadi frontliner dalam penangangan Covid-19 karena mereka adalah pahlawan kesehatan yang harus kita perhatikan dan prioritaskan.

 

Saat ini pemerintah sudah memiliki test pack Covid-19 dan jumlahnya akan terus bertambah, selain akan digunakan kepada pasien kami rekomendasi untuk digunakan juga kepada mereka yang menjadi frontliner penanganan Covid-19.

Lanjut Runtuwene, selain menjadi prioritas dalam mass rapid test covid-19, kami telah perjuangkan agar para tenaga medis dan tenaga kesehatan ini akan mendapatkan insentif yang layak dan mendapatkan jaminan kesehatan serta harus menggunakan alat pelindung diri(APD) yang memadai dan sesuai standar.

 

“pemerintah telah komitmen untuk menyediakan dengan jumlah yang memadai dalam waktu secepatnya, tutur Felly Runtuwene.

Politisi Partai Nasdem dari Sulawesi Utara ini mengungkapkan bahwa Komisi IX telah menyampaikan kepada pemerintah agar kedepan laboratorium pemeriksaan Covid-19 harus tersebar di seluruh daerah di Indonesia sehingga memudahkan rumah sakit yang melakukan penanganan covid-19 untuk melakukan pemeriksaan serta hasilnya bisa cepat didapat.

 

Kami Komisi IX DPR RI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memaksimalkan penanganan pandemi covid-19 ini, tambah Runtuwene yang merupakan Ketua Komisi IX DPR RI.

(Resa Sky)

bintangsulut.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here