IMG-20200403-WA0064

Bintangsulut.com – Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh akhirnya angkat bicara menanggapi ramainya isu NasDem bakal hengkang ke oposisi. Ia menegaskan bahwa partai yang pernah mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019 lalu itu masih setia berada di barisan koalisi.

Sebelumnya, Surya sempat bertemu dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal. Surya menegaskan bahwa hal itu tak serta merta bisa disimpulkan bahwa NasDem akan bergabung ke oposisi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa partainya itu sampai detik ini masih setia mendukung pemerintahan Jokowi. Untuk itu, NasDem sama sekali tidak berniat jadi oposisi.

“Nasdem mau jadi oposisi? Untuk apa jadi oposisi?” kata Surya di Kantor DPP NasDem, Jakarta, kamis (31/10). “Pertama, hubungan baiknya dengan presiden terpilih ini. Saya pikir Nasdem boleh mengandalkan itu. Artinya, saya ulangi sekali lagi, boleh mengandalkan itu.”

Sikap dan gagasan yang dimiliki oleh NasDem sejauh ini masih sejalan dengan Jokowi. “Tidak ada sedikit pun gap antara political gagasan yang dimiliki partai ini ketika ini didiskusikan, didialogkan dengan kepala pemerintahan yang bernama Jokowi,” lanjutnya.

Sementara itu terkait video yang pernah beredar tentang dirinya yang tak diajak bersalaman oleh Megawati, Paloh pun menegaskan tidak ada yang perlu dipermasalahkan. “Apakah ada masalah dengan Mbak Megawati? Masalah sih tidak ada kalau dari saya,” tegasnya.

Sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sempat menyentil Surya terkait pertemuannya dengan pemimpin PKS. PDIP meminta agar NasDem lebih bisa menunjukkan etika dalam berkoalisi.

Hal ini pun juga sempat mendapat tanggapan dari Bendahara Umum NasDem Ahmad M Ali. “Kalau berpikir bahwa NasDem harus menjaga etika berkomitmen dalam koalisi, saya kira NasDem ini lebih komitmen daripada partai lainnya dalam mendukung dan menjaga Pak Jokowi,” kata Ali, Kamis (31/10).

IMG-20200403-WA0064

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here