IMG-20200403-WA0064

Bintangsulut.com – Sebanyak 150 ribu buruh di seluruh Indonesia siap menggelar aksi turun ke jalan untuk menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan, pada 2 Oktober mendatang. Rencananya, aksi demo dilakukan di 10 daerah.

“2 Oktober, 150 ribu buruh kita akan melakukan aksi besar-besaran. Kita akan bergerak di 10 kota industri. Harusnya (permasalahan BPJS) tidak dibebankan kepada rakyat dengan menaikkan iuran,” kata Ketua Konfederasi Serikat Pekerja (KSPI), Said Iqbal

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan kenaikan iuran BPJS yang mencapai 100 persen sebenarnya ‘tidak seberapa’ bagi masyarakat Indonesia. Dia lantas membandingkannya dengan harga rokok.

“(kenaikan BPJS) tidak besar sebenarnya. Apalagi (bagi) yang merokok. Orang merokok satu bungkus sehari, ini untuk satu bulan. Jadi tidak besar dibandingkan pengeluaran yang lain,” kata JK, seperti yang dilansir di merdeka.com (07/09/19).

JK juga membandingkan kenaikan iuran BPJS dengan kebutuhan pulsa telepon atau paket internet.

“Orang yang mampu, yang mungkin punya tiga handphone atau empat malah, rata-rata pulsa itu saya kira Rp 20-30 ribu paling minimal. Jadi kenaikan itu hanya setengah dari pengeluaran handphone sebulan satu orang,” tegas JK,

IMG-20200403-WA0064

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here