Bintangsulut.com – Real Madrid akan mengeluarkan biaya besar untuk memecat Pelatih Zinedine Zidane. Pelatih asal Prancis itu menandatangani kontrak tiga setengah tahun pada bulan Maret 2019, dan dibutuhkan 80 juta euro (Rp1,2 trilun) sebagai kompensasi pemutusan hubungan kerja.

Menurut Sport.es, kekalahan besar Madrid di markas Paris Saint-Germain (PSG) pada laga pembuka Grup A Liga Champions 2019/2020, membuat kursi Zidane bergoyang.

Madrid menyerah 0-3 di Parc des Princes, Rabu (18/9/2019) waktu lokal atau Kamis (19/9/2019) dini hari WIB, tapi yang membuat keraguan besar adalah Pasukan Zidane tak mampu melepaskan satupun tembakan tepat ke gawang, dan hanya melepaskan 10 tembakan melebar.

Bagi sebagian besar fans Madrid, kinerja melawan PSG adalah yang terburuk di antara semuanya. Ini adalah pertama kalinya dalam satu dekade bahwa Los Blancos gagal melepaskan satu tembakan ke gawang. Tidak ada serangan, tidak ada lini tengah, tidak ada petunjuk.

Presiden Madrid Florentino Perez tidak dikenal karena kesabarannya, dan alternatif-alternatif pelatih pengganti sudah diajukan. Daftar keinginan teratas adalah bekas pelatih Madrid Jose Mourinho.

Namun, ada masalah besar ketika memutus kontrak Zidane, yakni biaya yang besar. Menurut sumber Sport, Madrid membutuhkan biaya sekitar 80 juta euro (Rp1,2 triliun) untuk memecat pelatih asal Prancis musim ini.

Zidane menandatangani kontrak tiga setengah tahun ketika dia kembali ke ruang ganti Madrid pada Maret 2019. Madrid setuju membayarnya 13 juta euro (Rp201 miliar) bersih per musim.
Jika ditambahkan sisa waktu dalam kontrak 39 juta euro (bersih) atau setara pembayaran kotor 80 juta euro kotor. Hal itu bisa membuat Madrid berpiki dua kali memecat Zidane. Apalagi biaya mendatangkan Mourinho tidak murah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here